ETERNAL PROCCESION OF THE HOLY SPIRIT
Di artikel sebelumnya saya menulis tentang Eternal Generation Of The Son. Sebagai respon terhadap argumen JW (Jehova Witness) yang menganggap bahwa Bapa pasti lebih tua dari anak atau dengan kata lain, lebih dahulu ada daripada Sang Anak, sehingga konsekuensi logisnya adalah Anak tidak sama kekal dengan Bapa, dengan demikian Anak bukan Allah sejati. Atau hanya sekedar allah minor. Artikelnya bisa dibaca di sini.
Eternal Generation Of The Son berhasil mematahkan argumen JW, bahwa sebagaimana Allah Bapa adalah kekal, maka Allah Anak, sang Firman yang hidup yang selalu bersama-sama dengan Bapa, yang tidak pernah ada masa dimana Dia tidak bersama Bapa, pasti juga memiliki sifat yang kekal. Tapi kalau kita berbicara tentang doktrin Tritunggal, maka ada satu pribadi lagi yang tidak boleh luput dari perhatian kita yaitu pribadi ketiga Allah Roh Kudus.
.jpeg)
Komentar
Posting Komentar