Langsung ke konten utama

Postingan

10 PERTANYAAN YANG SULIT DIJAWAB SAKSI YEHUWA

10 PERTANYAAN YANG SULIT DIJAWAB SAKSI YEHUWA  1. Kolose 1:16 – Yesus Pencipta atau Ciptaan? Pertanyaan: Jika Yesus adalah ciptaan pertama, bagaimana mungkin segala sesuatu diciptakan oleh Dia? "Karena di dalam Dialah telah diciptakan segala sesuatu..." Tanya lagi:  Apakah Yesus juga menciptakan dirinya sendiri? 2. Yesaya 44:24 – Allah Sendirian Mencipta Pertanyaan: Jika Yehova menciptakan segala sesuatu sendirian, bagaimana mungkin Yesus juga menciptakan segala sesuatu? Ayat: "Akulah TUHAN yang menjadikan segala sesuatu, yang seorang diri membentangkan langit." 3️⃣ Yohanes 1:3 – Tanpa Dia Tidak Ada Yang Jadi Pertanyaan: Jika semua yang diciptakan terjadi melalui Firman, lalu Firman itu termasuk ciptaan atau bukan? Ayat: "Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada sesuatu pun yang telah jadi." Logika: Jika Firman ciptaan → ayat ini kontradiksi. 4️⃣ Wahyu 22:13 – Alfa dan Omega Pertanyaan: Jika Yesus bukan Yehova, mengapa Yesus berkata Dia a...
Postingan terbaru

AYAT-AYAT YANG MEMBUKTIKAN BAHWA YESUS ADALAH ALLAH

AYAT-AYAT YANG MEMBUKTIKAN BAHWA YESUS ADALAH ALLAH   1. Yohanes 1:1 “ Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.” Poin hafalan: Yesus (Firman) secara eksplisit disebut Allah. 2. Yohanes 1:3 “Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada sesuatu pun yang telah jadi.” Poin hafalan: Yesus pencipta segala sesuatu → berarti Dia bukan ciptaan. 3. Yohanes 8:58 “Sebelum Abraham jadi, Aku ada.” Poin hafalan: Yesus memakai nama ilahi “Aku Ada” (nama Allah dalam Keluaran 3:14). 4. Yohanes 10:30 “Aku dan Bapa adalah satu.” Poin hafalan: Yesus menyamakan diri dengan Allah (dibuktikan reaksi orang Yahudi yang mau melempari Dia). 5. Yohanes 20:28 Tomas berkata kepada Yesus: “Ya Tuhanku dan Allahku!” Poin hafalan: Murid Yesus menyebut Dia Allah dan Yesus tidak menolak. 6. Kolose 1:16 “Karena di dalam Dia telah diciptakan segala sesuatu yang di sorga dan di bumi…” Poin hafalan: Yesus Pencipta segala sesuatu. 7.  Kolose 2:9 “Sebab ...

ETERNAL GENERATION OF THE SON

ETERNAL GENERATION OF THE SON Ilustrasi Eternal Generation Of The Son Dalam mempertahankan tesis mereka bahwa Yesus lebih rendah dari Bapa. Saksi Yehuwa sering berkata bahwa: “Kalau Yesus adalah Anak, itu berarti Bapa ada lebih dulu kan?. Dengan demikian Anak pasti lebih muda dari Bapa, maka kesimpulannya Anak tidak sama kekal dengan Bapa.” Nah statement dari JW ini masuk akal kalau kita bicara tentang makhluk dalam waktu. Tapi di sini kita sedang berbicara tentang Allah yang kekal yang tidak terbatas oleh ruang dan tidak terikat oleh waktu. Sehingga saya melihat bahwa ada beberapa kesalahan mendasar dalam tafsiran JW ini. yang pertama adalah: Menganggap Allah ada dalam waktu Allah tidak hidup di dalam waktu seperti kita. Mazmur 90:2 Allah ada “dari selama-lamanya sampai selama-lamanya.” Kalau Allah itu kekal, itu artinya tidak ada masa “sebelum” dan “sesudah” dalam diri Allah. Tidak ada momen di mana Bapa sendirian tanpa Anak. Jadi apa itu “Eternal Generation”? Secara sederhana, Etern...

🔥

MENU MAKAN + JADWAL FITNESS DALAM 7 HARI Ini adalah menu makanan yang realistis untuk diabetesi, aman karena masih minum obat, dan fleksibel untuk kerja shift (ojek / satpam). PRINSIP UTAMA : Fitness 3x seminggu saja (cukup & aman) Hari fitness, makan lebih rapi & jangan kosong Hari non-fitness, tetap aktif tapi santai JADWAL DALAM 7 HARI (Menu + Fitness Terintegrasi) SENIN (FITNESS) MENU PAGI  Telur rebus 3 Tumis bayam/Kuah  Nasi 2–4 SM MENU SIANG  Ikan pindang (Atau ikan apa saja) Sayur asem Nasi 3–4 SM MENU MALAM Tempe + tahu Tumis buncis Nasi 0–3 SM Cemilan Apel kecil 🏋️ Di hari ini ambil waktu untuk fitness 30–40 menit. Squat 3×12 Push-up (tembok/lutut) 3×8 Row botol air 3×12 Plank 3×20–30 dtk SELASA (NON FITNESS) MENU PAGI  Telur rebus 3-4 Timun + tomat Nasi 3-4 SM MENU SIANG  Ayam rebus (tanpa kulit) Sayur sop Nasi 3–4 SM MENU MALAM  Ikan bakar Lalapan Tanpa nasi Cemilan Kacang rebus segenggam Aktivitas ringan saja (jalan, kerja) RABU (FITNE...

🔥

NGURUS SIM TERNYATA TIDAK SESERAM YANG DIBAYANGKAN  Selamat Tahun Baru 2026 bagi kita semua. Iya, ini adalah hari pertama di tahun 2026, dan sekaligus menjadi goresan pena pertama saya di tahun ini setelah vakum cukup lama. Terakhir kali saya menulis artikel di Kompasiana adalah pada pertengahan Agustus 2024. Artinya, kurang lebih satu tahun lebih saya absen dari dunia blogger. Ucapan “Selamat Tahun Baru” saya tujukan kepada semua karena Tahun Baru bersifat universal. Jika Natal identik dengan umat Kristen, meskipun yang non-Kristen juga ikut menikmati berkatnya seperti liburan dan diskon, maka Tahun Baru bukan milik golongan tertentu. Semua makhluk di bumi ini, tanpa kecuali, memasuki fase peralihan waktu yang sama: dari tahun yang lama ke tahun yang baru. Momentum seperti ini sering kali membuat kita merenung, bukan hanya tentang resolusi besar, tetapi juga tentang hal-hal sederhana yang selama ini kita tunda. Bagi saya, salah satu hal yang sempat tertunda adalah menuliskan peng...
LATAR BELAKANG SANG PERWIRA 1. Identitas Sang Perwira Kata “ perwira ” (Yunani: hekatontarchēs atau “ centurion ”) berarti pemimpin atas seratus prajurit dalam pasukan Romawi . Ia bukan orang Yahudi — melainkan bangsa kafir ( gentile ), tapi menariknya, ia memiliki relasi baik dengan orang Yahudi. Dalam Lukas 7:5 dikatakan, “Ia mengasihi bangsa kita dan dialah yang menanggung pembangunan rumah ibadat kami.” Ini menunjukkan bahwa ia tidak hanya berkuasa secara militer, tapi juga memiliki hati yang lembut dan penuh simpati. 2. Konteks Sosial dan Religius Di bawah penjajahan Romawi , orang Yahudi membenci bangsa Romawi, sebab mereka adalah simbol penindasan dan ketidakadilan. Jadi, keberanian si perwira datang kepada Yesus (seorang guru Yahudi) untuk meminta pertolongan adalah tindakan rendah hati dan melampaui tembok sosial pada zamannya. Sebagai perwira, dia bisa saja memakai kuasa politik atau militer untuk memaksa Yesus datang tapi dia tidak melakukannya. Justru ia berkata: > “T...
APLIKASI UNTUK JEMAAT PERSEKUTUAN SATU SUKU DI PERANTAUAN Perwira dalam kisah ini bukan orang Israel, bukan orang yang mengenal Allah Israel, tetapi ia punya hati yang peduli terhadap sesamanya. Ia bisa saja bersikap masa bodoh toh hambanya cuma budak — tetapi ia memilih untuk menanggung beban orang lain. Nah, kalau seorang non-Yahudi seperti dia saja bisa memiliki hati yang lembut dan peduli, berapa lagi kita, yang bukan hanya satu iman, tapi juga satu suku, satu darah, dan satu paguyuban? Di perantauan, kita sering menghadapi hidup yang keras: jauh dari keluarga, tekanan ekonomi, rasa rindu kampung halaman. Di tengah keadaan itu, Tuhan mau supaya kita tidak hanya hidup untuk diri sendiri. Kasih bukan cuma teori, bukan hanya nyanyian atau doa pembuka persekutuan — kasih itu tindakan. > Kalau orang luar bisa peduli kepada orang lain, apalagi kita yang satu suku. Kalau orang asing bisa menanggung beban budaknya, apalagi kita yang satu rumpun dan satu iman. Mari kita belajar dari sang...