SIMULASI SKENARIO DEBAT DENGAN JW DENGAN TIGA PERTANYAAN YANG MENOHOK. 1. KALAU YESUS ADALAH CIPTAAN, BERARTI PERNAH ADA MASA BAPA BELUM MENJADI BAPA? PERTANYAAN INTI “Kalau Yesus adalah ciptaan, berarti pernah ada masa Yesus belum ada, betul? Kalau begitu, apakah pernah ada masa Bapa belum menjadi Bapa?” Ini pertanyaan sangat bagus, tapi di lapangan harus dibuat sesederhana mungkin. JAWABAN JW YANG PALING MUNGKIN Jawaban #1 “Bapa tetap Bapa karena Dia yang menciptakan.” Jawaban #2 “Itu terlalu pakai logika manusia.” Jawaban #3 “Yang penting Alkitab bilang Yesus Anak Allah.” Nah ini jauh lebih realistis daripada jawaban filsafat berat. HANTAM BALIK SINGKAT Kalau JW jawab: “Bapa tetap Bapa karena Dia yang menciptakan.” Kita balik hantam: “Berarti Bapa jadi Bapa karena ciptaan dong? Jadi identitas Bapa bergantung pada makhluk?” Lalu lanjut: “Saya tanya sederhana: Sebelum Anak ada, Bapa sudah Bapa atau belum?” Ini kuat banget. Karena dia akan kesulitan jawab lurus. Kalau dia jawab: “...
INKARNASI DAN KESALAHPAHAMAN LOGIKA: MENJAWAB KRITIK TERHADAP KEILAHIAN KRISTUS Dalam salah satu video, Pdt. Esra Soru menanggapi kritik dari seorang polemikus Islam mengenai doktrin inkarnasi. Ia berkata: “Jika Allah maha kuasa, mengapa Dia tidak bisa menjadi manusia? Allah kami bisa menjadi manusia tanpa meninggalkan natur ilahi-Nya, melainkan dengan menambahkan natur kemanusiaan.” Pernyataan ini kemudian disanggah oleh seorang Muslim dengan berbagai argumen yang tampaknya logis, bahwa jika Tuhan menjadi manusia, maka Ia harus kehilangan sifat-sifat ilahi-Nya, menjadi terbatas, bahkan “pensiun” dari keilahian-Nya. Sekilas argumen ini terdengar kuat. Namun jika kita uji secara logika dan terang Kitab Suci, kita akan melihat bahwa keberatan ini bukanlah pembuktian kontradiksi, melainkan dibangun di atas asumsi yang tidak dibuktikan dan kesalahpahaman terhadap doktrin inkarnasi. Sanggahan Dari Pihak Muslim Pak Esra percaya atau tidak bahwa Tuhan itu tidak setara dengan ciptaan-Nya?...