Langsung ke konten utama

AYAT-AYAT YANG MENUNJUKKAN BAHWA YESUS ADALAH ALLAH DAN MANUSIA

Oleh : Dionisius Daniel 



Di bawah ini saya menampilkan daftar ayat-ayat yang berbicara Yesus sebagai manusia dan sebagai Allah, disertai dengan penjelasan dari konteks ayat tersebut.  Hal ini penting, karena serangan terhadap Kristologi, yang biasanya dilakukan oleh bidat seperti Saksi Yehuwa (JW) atau dari Islam, adalah serangan terhadap jantung dari iman Kristen. 

Maka sebagai orang percaya kita harus familiar dengan ayat-ayat ini. Dan bisa menjelaskan apabila ayat-ayat ini digunakan sebagai senjata untuk menolak atau mengerdilkan keilahian Yesus.

AYAT-AYAT YANG MENUNJUKKAN YESUS SEBAGAI MANUSIA 

Ini yang sering dipakai JW atau Islam

1. Yohanes 14:28

“Bapa lebih besar dari pada Aku.”

Argumen JW/Islam:

Yesus lebih rendah dari Bapa, berarti Yesus bukan Allah.

Penjelasan konteks:

Di sini Yesus sedang berbicara dalam posisi inkarnasi, ketika Ia merendahkan diri menjadi manusia. Jadi Lebih besar di sini dalam posisi, bukan dalam natur. Analogi sederhananya gini, sama seperti presiden menyamar menjadi rakyat biasa. Saat menyamar ia berada dalam posisi lebih rendah, tapi natur dan identitasnya tetap presiden

Hal ini dijelaskan jelas dalam Filipi 2:6-8. Yesus mengosongkan diri dan mengambil rupa hamba.

2. Markus 13:32

“Tentang hari itu tidak seorang pun tahu... bahkan Anak pun tidak.”

Argumen JW/Islam:

Yesus tidak tahu hari kiamat, Yesus tidak maha tahu, berarti Dia bukan Allah.

Penjelasan konteks:

Di sini Yesus berbicara dalam natur manusia-Nya. Saat inkarnasi Yesus memiliki kesadaran manusia. Ia mengalami keterbatasan manusia. Contoh ayat yang menunjukkan ini, misalnya dikatakan bahwa: Yesus lapar (Mat 4:2), Yesus lelah (Yoh 4:6), Yesus mati

Itu semua sifat manusia, dan bukti bahwa Dia juga manusia, bukan bukti Dia bukan Allah.

3. Yohanes 17:3

“Mereka mengenal Engkau satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus.”

Argumen JW/Islam:

Yesus membedakan diri dari Allah.

Penjelasan konteks:

Yesus sedang berdoa kepada Bapa. Dalam Trinitas, ketiga pribadi berbeda tetapi mereka natur sama. Bapa adalah Allah, Anak adalah Allah. Roh Kudus adalah Allah. Tetapi bukan tiga Allah, melainkan satu esensi ilahi.

4. Kisah Para Rasul 2:22

“Yesus orang Nazaret, seorang yang ditentukan Allah.”

Argumen JW/Islam:

Di sini Yesus disebut sebagai manusia.

Penjelasan konteks:

Ini benar. Yesus memang manusia. Tetapi Alkitab juga mengatakan bahwa Dia adalah Allah. Jadi Yesus adalah satu pribadi dengan dua natur. Allah sejati dan manusia sejati.

AYAT-AYAT YANG MENYATAKAN YESUS ADALAH ALLAH ALLAH 

Sekarang kita lihat ayat-ayat yang berbicara Yesus sebagai Allah. Tapi ayat-ayat ini sering dihindari atau dipelintir oleh JW maupun Islam.

1.  Yohanes 1:1

“Pada mulanya adalah Firman, Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.”

Beberapa poin penting di sini: Firman itu adalah gelar bagi Yesus (Ayat 14). Firman itu sudah ada sebelum penciptaan. Firman itu bersama dengan Allah (pribadi berbeda). Dan Firman itu adalah Allah.

2. Yohanes 20:28

Ketika melihat Yesus bangkit, Thomas berkata: “Ya Tuhanku dan Allahku!”

Penjelasan: Yesus tidak menegur Thomas. Kalau Thomas menghujat, Yesus seharusnya berkata: “Jangan menyebut Aku Allah.” Tapi Yesus malah menerima pengakuan itu.

3. Kolose 1:16–17

“Karena di dalam Dia telah diciptakan segala sesuatu…"

Penjelasan: Ayat ini sangat menghancurkan doktrin JW. Poin penting di sini adalah: Yesus adalah Pencipta segala sesuatu. Jika Yesus menciptakan segala sesuatu, maka, konsekuensi logisnya, Yesus tidak termasuk ciptaan. Karena pencipta tidak mungkin bagian dari ciptaan.

4. Kolose 2:9

“Dalam Dia berdiam secara jasmaniah seluruh kepenuhan ke-Allahan.”

Penjelasan: Dalam tubuh Yesus ini tinggal seluruh natur/hakikat ke-Allahan. Bukan sebagian, Bukan malaikat, tapi Seluruh kepenuhan ke-Allahan.

5. Ibrani 1:8

Bapa berbicara kepada Anak:

“Takhta-Mu, ya Allah, tetap untuk seterusnya.”

Penjelasan: Perhatikan di sini Bapa menyebut Anak dengan sebutan Allah. Ayat ini sangat jelas! Jika Yesus bukan Allah, kenapa Bapa menyebut Dia sebagai Allah?

6. Wahyu 1:17-18

Yesus berkata: “Akulah Yang Awal dan Yang Akhir.”

Penjelasan: Gelar ini di Perjanjian Lama hanya dipakai oleh Yahweh Contohnya di Yesaya 44:6

Artinya bahwa Yesus mengambil gelar Allah sendiri. Jika Yesus bukan Allah, kenapa Dia mengambil gelar yang hanya diperuntukkan bagi Allah?

POIN PENTING 

Kesimpulannya yang harus diingat saat kita debat/diskusi dengan JW/Islam. Kita harus tahu bahwa ayat-ayat tentang Yesus itu terbagi dua:

Ada ayat-ayat yang berbicara dalam natur Dia sebagai manusia. Misalnya Yesus: lapar, haus, mati, berdoa, ketakutan, ketiduran, dan sebagainya.

Juga ada ayat-ayat yang berbicara dalam natur Dia sebagai Allah. Misalnya Yesus: Mencipta segala sesuatu, Ia disembah, tapi Ia tak menolak penyembahan itu. Ia disebut Allah, Memiliki gelar Yahweh, dan sebagainya.

Maka Kesimpulannya adalah: Yesus memiliki dua natur: Allah dan manusia. Ini yang dalam Kristologi disebut doktrin Inkarnasi atau hipostatic union.

BONUS

Nah ini ada satu senjata logika yang sederhana yang bisa kita gunakan saat debat dengan JW ataupun Islam.

Kalau JW/Islam berkata: “Lihat ayat ini, Yesus manusia.”

Maka kita bisa jawab: Iya Betul. Yesus memang manusia. Tapi Alkitab juga mengatakan Dia Allah. Jadi pertanyaannya bukan: Apakah Yesus manusia? Pertanyaannya adalah: Mengapa Alkitab juga menyebut Dia Allah?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PROVIDENSI ALLAH BUKAN ALASAN UNTUK BERDOSA

  Oleh : Dionisius Daniel Goli Sali   "Kalau Allah telah menetapkan segala sesuatu, dan apa yang ditetapkan Allah harus dan pasti terjadi, lalu mengapa tindakan berdosa manusia harus dihakimi?" Pertanyaan ini lahir dari kegagalan (kebingungan) dalam memahami providensi Allah. Apa itu providensi? Providensi adalah doktrin yang percaya bahwa Allah/Tuhan berdaulat penuh atas segala peristiwa yang terjadi di bawah kolong langit ini. Dengan kata lain tidak ada satupun peristiwa dalam bentang sejarah umat manusia yang luput dari kontrol dan kedaulatan Tuhan. Dan itu mencakup peristiwa yang baik maupun buruk (kejahatan) dalam kehidupan manusia. Sebagai landasan biblikalnya, kita akan melihat beberapa ayat di bawah ini. Misalnya tentang pemilihan orang percaya, ternyata Tuhan dalam kekekalan telah memilih orang-orang tertentu untuk menjadi umat pilihan-Nya. "Di dalam Dia kami juga mendapat bagian, yang ditentukan dari semula menurut maksud Allah, yang mengerjakan segala sesuatu ...

MEMBEDAH RUMUSAN TRITUNGGAL ALA ELIA MYRON

Oleh : Dionisius Daniel Dalam sebuah video dari kanal YouTube Tiga Hari. Elia Myron seorang apologet muda terlihat sedang mengajarkan doktrin Tritunggal. Namun yang menarik disini adalah, rumusan Tritunggal yang diajarkan oleh Elia Myron ini, terindikasi menyimpang dari rumusan Tritunggal yang ortodoks yang telah dipegang oleh Gereja sepanjang sejarah. Elia mendasari pengajaran Tritunggalnya dengan mengutip Ulangan 6:4, dan 1 Korintus 8:6 Ulangan 6:4 (TB) Dengarlah, hai orang Israel: TUHAN itu Allah kita, TUHAN itu esa!  1 Korintus 8:6 (TB) namun bagi kita hanya ada satu Allah saja, yaitu Bapa, yang dari pada-Nya berasal segala sesuatu dan yang untuk Dia kita hidup, dan satu Tuhan saja, yaitu Yesus Kristus, yang oleh-Nya segala sesuatu telah dijadikan dan yang karena Dia kita hidup.  Berdasarkan dua ayat ini Elia membangun premis bahwa Allah itu pada hakikatnya adalah esa, dan Allah yang esa ini adalah sang Bapa. Mengapa Allah yang esa ini disebut Bapa? Karena menurut Elia,...

Obrolan Serius: Membongkar Kekeliruan Tritunggal yang Sering Diabaikan

Oleh : Dionisius Daniel   Kali ini saya kembali membagikan diskusi singkat saya dengan seseorang di Facebook yang diduga adalah fans atau pendukung fanatik dari Elia Myron.  Saya memang belakangan ini sedang menulis artikel mengkritisi ajaran Tritunggal Elia Myron, yang menurut saya telah menyimpang dan tanpa sadar "nyemplung" ke bidat-bidat yang sudah ditolak oleh para Bapa-Bapa Gereja kita. Seperti Sabelianisme atau Subordinasisme ala Unitarian. Sebenarnya diskusi/perdebatan ini berawal dari postingan foto Pdt Esra Soru di Facebook, tertanggal, Minggu 18/05/2025. Di foto itu tampak Pdt Esra sedang bersama Elia Myron. (fotonya saya jadikan wallpaper artikel ini) Saya lalu spontan berkomentar: "Pak Esra tolong ajari Elia Myron itu agar mengajar Tritunggal dengan benar, soalnya ajaran Tritunggal dan konsep keselamatannya telah menyesatkan banyak orang". Alhasil tak butuh waktu lama, komentar saya langsung ditanggapi oleh pengguna facebook lain yang diduga adalah fans...