Langsung ke konten utama

MATERI AJAR BAHASA INGGRIS "SOL" SELASA 08/10/2024

THEMA : CHRISTIANITY AND FAITH 


Characters : Bens and Dona


Bens : Hi, Dona! How are you today?

Dona : Hi, Bens! I'm good, thank you. How about you?

Bens : I’m doing well. I learned something new in Sunday school yesterday. Do you go to Sunday school?

Dona : Yes, I do! What did you learn?

Bens : We learned about how Jesus loves us. The teacher told us that Jesus died for our sins and rose again.

Dona : Yes, I remember that! Jesus loves everyone and He wants us to follow His teachings.

Bens : That's right! Do you remember the greatest commandment Jesus gave us?

Dona : Yes! Jesus said we should love God with all our heart and love others as ourselves.

Bens : Exactly! Loving others is very important. It means helping people and being kind.

Dona : Yes! I try to be kind to my friends and family. I think it makes Jesus happy.

Bens : Me too! I also pray every day. Do you pray?

Dona : Yes, I pray before I go to bed and thank God for everything.

Bens : That’s good. My mom always says that prayer is how we talk to God.

Dona : Yes, and reading the Bible is how we listen to Him!

Bens : That’s true! I try to read a little bit of the Bible every day.

Dona : Me too! It helps me understand more about God and Jesus.

Bens : We are blessed to know about God’s love.

Dona : Yes, we are. Let’s keep learning and sharing God’s love with others!

Bens : Amen! Let’s do that.


VOCABULARY WORDS:


Love – Kasih

Pray – Berdoa

Bible – Alkitab

Jesus – Yesus

Sin – Dosa

Commandment – Perintah

Teacher – Guru

Kind – Baik hati

Blessed – Diberkati


QUESTION FOR DISCUSSION :


1. What did Bens and Dona learn in Sunday school?

2. Why is prayer important?

3. What is the greatest commandment Jesus gave?

4. How can we show love to others? 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PROVIDENSI ALLAH BUKAN ALASAN UNTUK BERDOSA

  Oleh : Dionisius Daniel Goli Sali   "Kalau Allah telah menetapkan segala sesuatu, dan apa yang ditetapkan Allah harus dan pasti terjadi, lalu mengapa tindakan berdosa manusia harus dihakimi?" Pertanyaan ini lahir dari kegagalan (kebingungan) dalam memahami providensi Allah. Apa itu providensi? Providensi adalah doktrin yang percaya bahwa Allah/Tuhan berdaulat penuh atas segala peristiwa yang terjadi di bawah kolong langit ini. Dengan kata lain tidak ada satupun peristiwa dalam bentang sejarah umat manusia yang luput dari kontrol dan kedaulatan Tuhan. Dan itu mencakup peristiwa yang baik maupun buruk (kejahatan) dalam kehidupan manusia. Sebagai landasan biblikalnya, kita akan melihat beberapa ayat di bawah ini. Misalnya tentang pemilihan orang percaya, ternyata Tuhan dalam kekekalan telah memilih orang-orang tertentu untuk menjadi umat pilihan-Nya. "Di dalam Dia kami juga mendapat bagian, yang ditentukan dari semula menurut maksud Allah, yang mengerjakan segala sesuatu ...

MEMBEDAH RUMUSAN TRITUNGGAL ALA ELIA MYRON

Oleh : Dionisius Daniel Dalam sebuah video dari kanal YouTube Tiga Hari. Elia Myron seorang apologet muda terlihat sedang mengajarkan doktrin Tritunggal. Namun yang menarik disini adalah, rumusan Tritunggal yang diajarkan oleh Elia Myron ini, terindikasi menyimpang dari rumusan Tritunggal yang ortodoks yang telah dipegang oleh Gereja sepanjang sejarah. Elia mendasari pengajaran Tritunggalnya dengan mengutip Ulangan 6:4, dan 1 Korintus 8:6 Ulangan 6:4 (TB) Dengarlah, hai orang Israel: TUHAN itu Allah kita, TUHAN itu esa!  1 Korintus 8:6 (TB) namun bagi kita hanya ada satu Allah saja, yaitu Bapa, yang dari pada-Nya berasal segala sesuatu dan yang untuk Dia kita hidup, dan satu Tuhan saja, yaitu Yesus Kristus, yang oleh-Nya segala sesuatu telah dijadikan dan yang karena Dia kita hidup.  Berdasarkan dua ayat ini Elia membangun premis bahwa Allah itu pada hakikatnya adalah esa, dan Allah yang esa ini adalah sang Bapa. Mengapa Allah yang esa ini disebut Bapa? Karena menurut Elia,...

Obrolan Serius: Membongkar Kekeliruan Tritunggal yang Sering Diabaikan

Oleh : Dionisius Daniel   Kali ini saya kembali membagikan diskusi singkat saya dengan seseorang di Facebook yang diduga adalah fans atau pendukung fanatik dari Elia Myron.  Saya memang belakangan ini sedang menulis artikel mengkritisi ajaran Tritunggal Elia Myron, yang menurut saya telah menyimpang dan tanpa sadar "nyemplung" ke bidat-bidat yang sudah ditolak oleh para Bapa-Bapa Gereja kita. Seperti Sabelianisme atau Subordinasisme ala Unitarian. Sebenarnya diskusi/perdebatan ini berawal dari postingan foto Pdt Esra Soru di Facebook, tertanggal, Minggu 18/05/2025. Di foto itu tampak Pdt Esra sedang bersama Elia Myron. (fotonya saya jadikan wallpaper artikel ini) Saya lalu spontan berkomentar: "Pak Esra tolong ajari Elia Myron itu agar mengajar Tritunggal dengan benar, soalnya ajaran Tritunggal dan konsep keselamatannya telah menyesatkan banyak orang". Alhasil tak butuh waktu lama, komentar saya langsung ditanggapi oleh pengguna facebook lain yang diduga adalah fans...