Langsung ke konten utama

BAHAN AJAR BAHASA INGGRIS "SOL" (SCHOOL OF LIFE) SELASA 13/08/2024

BAHAN AJAR "SOL" (SCHOOL OF LIFE)


VOCABULARY

1. Family (Keluarga) 2. School (Sekolah) 3. Friend (Teman) 4. Home (Rumah) 5. Hobby (Hobi) 6. Play (Bermain) 7. Read (Membaca) 8. Eat (Makan) 9. Write (Menulis) 10. Learn (Belajar)

PERCAKAPAN RINGAN 

Percakapan 1 : Tentang Keluarga

Gita: "Hi, my name is Gita. What's your name?"

Juan: "Hello, Gita. I'm Juan. Do you have a big family?"

Gita: "Yes, I do. I have a father, a mother, a brother, and a sister. How about you?"

Juan: "I have a small family. It’s just my mom, my dad, and me."

Percakapan 2 : Tentang Sekolah

Dona: "What time do you go to school?"

Naomi: "I go to school at 8:00 AM. And you?"

Dona: "I go at 7:45 AM. What is your favorite subject?"

Naomi: "I like math the most. How about you?"

Dona: "I love reading stories in English."

Percakapan 3 : Tentang Hobi

Naomi: "What is your hobby?"

Juan: "I like to draw. What about you?"

Naomi: "I enjoy playing soccer. Do you play sports?"

Juan: "Yes, I play basketball with my friends."

Percakapan 4 : Tentang Aktivitas Harian

Gita: "What do you usually do after school?"

Juan: "I usually read books or write in my journal. And you?"

Gita: "I like to play video games or watch TV. What book are you reading now?"

Juan: "I’m reading a story about adventure."

Percakapan 5 : Tentang Rumah

Naomi: "Do you have a nice home?"

Juan: "Yes, I do. It has a big garden. What about your home?"

Naomi: "My home is small but very cozy. Do you have any pets?"

Juan: "Yes, I have a cat. It’s very friendly."

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BANTAHAN TERHADAP SERANGAN NGAWUR ROMO PATRIS ALEGRO

( Disclaimer : Tulisan ini tidak bermaksud memantik api permusuhan terhadap saudara-saudara dari Khatolik Roma, melainkan adalah sebuah bentuk pembelaan iman (Apologetika) atas serangan ngawur yang dilakukan secara masif oleh seorang oknum Romo dari Gereja Khatolik Roma, dengan akun Facebook bernama Patris Alegro. Di salah satu utas terbarunya, di Facebook, tertanggal: Selasa 22 Juli 2025. Romo Patris secara ngawur mengkritik istilah "Sola" yang digunakan oleh Protestan. Setelah membaca statusnya, saya melihat bahwa kritikan yang dibangun oleh Romo Patris lebih mencerminkan ketidakpahaman Romo Patris atas doktrin "Sola" ketimbang kritikan yang didasari oleh reductio ad absurdum. Di bawah ini saya tampilkan tulisan utuh dari Romo Patris yang dicopas dari akun facebooknya, serta tanggapan saya atas tulisan tersebut. TULISAN ROMO PATRIS ALEGRO Mengapa ada lima “sola” padahal “sola” artinya “hanya satu”?.  Mari kita bongkar ini secara logis, etimologis, dan teologis, la...

Allah Maha Kuasa Bukan Maha Kontradiksi

Oleh: Dionisius Daniel Goli Sali Pagi ini, sambil ngopi dan menunggu orderan Maxim, aku iseng buka YouTube dan menonton pengajaran teologi dari channel YouTube Verbum Veritatis yang dikelola oleh Pak Deky Nggadas. Tema dari pengajaran Pak Deky adalah tentang Divine Simplicity And The Trinity (Kesederhanaan Allah Dan Trinitas).  Secara garis besar, poin pengajaran Pak Deky adalah Allah Kristen itu simplisitas (Sederhana). Sederhana yang dimaksud Pak Deky, bukan berarti bahwa Allah Kristen itu bisa dipahami secara utuh tanpa harus meninggalkan ruang bagi hal-hal yang menjadi misteri untuk akal manusia. Melainkan, dalam natur-Nya Allah itu tidak terbagi. Meskipun Allah memiliki bermacam-macam atribut, seperti: maha kuasa, maha kasih, maha adil, kekal, dan lain sebagainya. Tapi atribut-atribut itu bukanlah komponen-komponen yang terpisah dalam diri Allah. Melainkan atribut itu adalah natur-Nya. Jadi, Allah bukan hanya Allah yang memiliki kasih, tapi Allah adalah kasih. Allah bukan hany...

MEMBEDAH RUMUSAN TRITUNGGAL ALA ELIA MYRON

Oleh : Dionisius Daniel Dalam sebuah video dari kanal YouTube Tiga Hari. Elia Myron seorang apologet muda terlihat sedang mengajarkan doktrin Tritunggal. Namun yang menarik disini adalah, rumusan Tritunggal yang diajarkan oleh Elia Myron ini, terindikasi menyimpang dari rumusan Tritunggal yang ortodoks yang telah dipegang oleh Gereja sepanjang sejarah. Elia mendasari pengajaran Tritunggalnya dengan mengutip Ulangan 6:4, dan 1 Korintus 8:6 Ulangan 6:4 (TB) Dengarlah, hai orang Israel: TUHAN itu Allah kita, TUHAN itu esa!  1 Korintus 8:6 (TB) namun bagi kita hanya ada satu Allah saja, yaitu Bapa, yang dari pada-Nya berasal segala sesuatu dan yang untuk Dia kita hidup, dan satu Tuhan saja, yaitu Yesus Kristus, yang oleh-Nya segala sesuatu telah dijadikan dan yang karena Dia kita hidup.  Berdasarkan dua ayat ini Elia membangun premis bahwa Allah itu pada hakikatnya adalah esa, dan Allah yang esa ini adalah sang Bapa. Mengapa Allah yang esa ini disebut Bapa? Karena menurut Elia,...