Langsung ke konten utama

AYAT-AYAT DALAM KITAB PENTATEUKH YANG DIDUGA TIDAK DITULIS OLEH MUSA


Secara umum ke-lima kitab pentateukh dalam PL dipercaya ditulis oleh Musa. Namun ada beberapa bagian yang dianggap kontroversi dan diduga bahwa bagian-bagian itu ditulis oleh orang lain.

Di bawah ini adalah ayat-ayat yang diduga tidak ditulis oleh Musa:

1. Ulangan 34:5 (TB) Lalu matilah Musa, hamba TUHAN itu, di sana di tanah Moab, sesuai dengan firman TUHAN.

Ayat ini dipercaya bahwa bukan ditulis oleh Musa. Sebab bagaimana mungkin Musa menulis kematiannya sendiri?

2. Kejadian 36:31 (TB) Inilah raja-raja yang memerintah di tanah Edom, sebelum ada seorang raja memerintah atas orang Israel. 

Ayat ini juga diduga bahwa bukan Musa yang menulis, karena di masa Musa belum ada raja, masa kerajaan adalah masa yang sangat jauh melewati masa Musa, masa Yosua, bahkan melewati masa hakim-hakim.

3. Bilangan 12:3 (TB) Adapun Musa ialah seorang yang sangat lembut hatinya, lebih dari setiap manusia yang di atas muka bumi. 

Ayat ini juga diragukan bahwa ditulis oleh Musa. Sebab Musa akan terkesan "sombong" dan meninggikan diri sendiri apabila ia sendiri yang menulis ayat ini.

4. Kejadian 12:8 (TB) Kemudian ia pindah dari situ ke pegunungan di sebelah timur Betel. Ia memasang kemahnya dengan Betel di sebelah barat dan Ai di sebelah timur, lalu ia mendirikan di situ mezbah bagi TUHAN dan memanggil nama TUHAN. 

Ayat ini dianggap ditulis oleh orang lain sebab ayat ini berkontradiksi dengan:

Kejadian 28:19 (TB) Ia menamai tempat itu Betel; dahulu nama kota itu Lus.

"Ia" dalam Kejadian 12:8 diatas merujuk kepada Abraham, sedangkan "ia" dalam Kejadian 28:19 merujuk pada Yakub. Bagaimana mungkin Abraham bisa berkemah di suatu tempat yang bernama Betel, sedangkan Betel adalah suatu tempat yang diberi nama oleh Yakub, Yakub adalah cucu Abraham, artinya sebelum masa Yakub tempat yang bernama Betel itu belum ada.

Nah demikian beberapa ayat di atas yang diduga tidak ditulis oleh Musa, dan ini bisa menjadi bahan studi atau riset lebih lanjut.

SALAM...

Komentar

Postingan populer dari blog ini

APAKAH KARENA YESUS BERASAL DARI ALLAH, MAKA DIA BUKAN ALLAH? (MENANGGAPI SERANGAN UST. SUBANDI T SUKOCO)

Oleh : Dionisius Daniel Goli Sali   Beberapa hari yang lalu, seseorang mengirimi saya sebuah video dan meminta tanggapan saya atas video itu. Setelah saya lihat-lihat, ternyata ini adalah cuplikan video dari YouTube Ust. Subandi T Sukoco. Siapakah orang ini? Subandi atau yang lebih dikenal dengan Gus Mbetik ini, adalah seorang pendakwah yang sudah sering terlibat dalam diskusi-diskusi lintas agama. Nah dalam cuplikan video yang berdurasi 2 menit 42 detik ini, Subandi memberikan argumentasinya untuk menolak ke-Tuhanan dan ke-Allahan Yesus. Menurut Subandi karena Yesus datang dari Allah maka Yesus pasti bukan Allah. Cuplikan lengkapnya bisa ditonton disini👇 Setelah menonton videonya, saya menemukan bahwa penolakan Ust. Subandi T Sukoco terhadap ke-Allahan Yesus didasari atas dua fakta ini : PERTAMA, KARENA YESUS DATANG DARI ALLAH MAKA DIA BUKAN ALLAH   Yohanes 9:33 (TB) Jikalau orang itu tidak datang dari Allah, Ia tidak dapat berbuat apa-apa."  Menurut Ust. Subandi T Suko...

PROVIDENSI ALLAH BUKAN ALASAN UNTUK BERDOSA

  Oleh : Dionisius Daniel Goli Sali   "Kalau Allah telah menetapkan segala sesuatu, dan apa yang ditetapkan Allah harus dan pasti terjadi, lalu mengapa tindakan berdosa manusia harus dihakimi?" Pertanyaan ini lahir dari kegagalan (kebingungan) dalam memahami providensi Allah. Apa itu providensi? Providensi adalah doktrin yang percaya bahwa Allah/Tuhan berdaulat penuh atas segala peristiwa yang terjadi di bawah kolong langit ini. Dengan kata lain tidak ada satupun peristiwa dalam bentang sejarah umat manusia yang luput dari kontrol dan kedaulatan Tuhan. Dan itu mencakup peristiwa yang baik maupun buruk (kejahatan) dalam kehidupan manusia. Sebagai landasan biblikalnya, kita akan melihat beberapa ayat di bawah ini. Misalnya tentang pemilihan orang percaya, ternyata Tuhan dalam kekekalan telah memilih orang-orang tertentu untuk menjadi umat pilihan-Nya. "Di dalam Dia kami juga mendapat bagian, yang ditentukan dari semula menurut maksud Allah, yang mengerjakan segala sesuatu ...

PELAJARAN MORAL DARI SADIO MANE

  Oleh : Dionisius Daniel Berposisi sebagai winger, skill dribel diatas rata-rata, speednya sangat kencang, insting mencetak golnya juga tinggi, ia berasal dari negara yang berjulukan "The Lions Of Teranga", sangat garang di atas lapangan, namun memiliki kepribadian yang "low profile". Dia juga peraih Socrates Award dalam penghargaan Ballon d'Or 2022, dan menjadi andalan lini depan Bayern Munchen saat ini. Siapakah dia? Iya, dia adalah Sadio Mane. Sadio Mane adalah seorang pesepak bola profesional asal Senegal. Ia lahir di kota Bambali, Sedhio, Senegal, pada tanggal 10 April 1992.  Ia berasal dari keluarga yang sangat sederhana, namun religius. Sejak kecil Mane sudah menunjukkan ketertarikan di olahraga sepak bola, namun ia tidak mendapatkan dukungan dari orang tuanya. Ayahnya yang juga adalah seorang imam masjid lebih menginginkan agar putranya menjadi guru. Di mata sang ayah dan keluarga, sepak bola tidak memiliki jaminan bagi masa depannya. Meski ...