1. Gereja Barat (Katolik Roma, lalu diikuti banyak Protestan)
Mengajarkan bahwa Roh Kudus berasal dari Bapa dan dari Anak ("Filioque" artinya dan dari Anak dalam bahasa Latin).
Formula ini ditambahkan dalam Kredo Nicea-Konstantinopel oleh Gereja Barat sekitar abad ke 6 dan resmi diadopsi oleh Roma pada abad ke 11.
Tujuannya untuk menegaskan kesatuan dan kesetaraan Anak dan Bapa dalam Tritunggal.
2. Gereja Timur (Ortodoks Timur)
Menolak Filioque. Mengajarkan bahwa Roh Kudus hanya berasal dari Bapa, bukan dari Anak.
Mereka menekankan bahwa Bapa adalah satu-satunya sumber ilahi (arche) dalam Tritunggal.
Menganggap penambahan Filioque sebagai pelanggaran terhadap keputusan konsili ekumenis dan merusak relasi dalam Tritunggal
3. Implikasi Teologis
Barat : Menekankan kesatuan esensi Tritunggal dan menyoroti hubungan internal antara Anak dan Roh Kudus.
Timur : Menekankan distingsi pribadi (hypostasis) dalam Tritunggal, agar perbedaan Bapa, Anak, dan Roh Kudus tetap jelas.
4. Konflik dan Skisma
Perbedaan ini adalah salah satu penyebab utama Skisma Besar tahun 1054, yang memisahkan Gereja Barat (Katolik) dan Timur (Ortodoks).
Komentar
Posting Komentar