1. Allah adalah Allah yang Logis
Dalam iman Kristen, kita percaya Allah bukan Allah kekacauan, tetapi Allah keteraturan dan kebenaran (1 Korintus 14:33).
Firman-Nya itu rasional dan bisa dipahami (Yohanes 1:1 – "Pada mulanya adalah Firman/Logos").
2. Alkitab Banyak Gunakan Argumen Logis
Contoh :
Paulus dalam surat-suratnya sering memakai penalaran deduktif dan logika berlapis (misal Roma 5:12–21, Galatia 3).
Yesus juga menggunakan argumen logis waktu menjawab orang Farisi (Matius 22:41–46).
3. Iman Kristen Tidak Irasional
Iman Kristen bukan anti-logika. Iman itu masuk akal, meskipun tidak tergantung sepenuhnya pada logika.
Misalnya: kita percaya pada Tritunggal — bukan karena itu mudah secara logika, tapi karena itu penyataan Allah. Namun, kita bisa menjelaskan bahwa ini bukan kontradiksi.
Topik Logika Kristen Bisa Dibagi Menjadi:
I. Dasar Filosofis-Teologis Logika
Allah sebagai sumber logika
Logos dalam Yohanes 1:1
II. Iman dan Logika: Musuh atau Sahabat?
Perbedaan antara "rasional" dan "rasionalistis"
Iman sebagai dasar pengetahuan (presuposisi dalam apologetika)
III. Contoh Logika dalam Alkitab
Argumen Paulus, Yesus, dan nabi-nabi
Prinsip deduktif dan analogi dalam Alkitab
IV. Apologetika dan Logika
Menjawab kritik iman Kristen dengan argumen logis.
V. Fallacy dalam debat iman.
Komentar
Posting Komentar