Kekekalan Allah vs Kekekalan Manusia sebagai Imago Dei
1. Kekekalan Allah: Tanpa Awal, Tanpa Akhir
Kekekalan Allah (Immutabilitas dalam waktu) berarti bahwa Allah ada dari kekal hingga kekal, tanpa awal dan tanpa akhir. Ia tidak dibatasi oleh waktu, tidak berubah, dan tidak pernah mengalami proses menjadi. Allah adalah “Aku adalah Aku” (Kel. 3:14), hidup dan ada di luar dan di atas dimensi waktu.
“Sebelum gunung-gunung dilahirkan... dari selama-lamanya sampai selama-lamanya Engkaulah Allah.”
(Mazmur 90:2)
2. Kekekalan Manusia: Ada Awal, tapi Tidak Ada Akhir
Manusia, sebagai ciptaan, memiliki permulaan, yakni saat ia diciptakan oleh Allah. Namun, manusia diciptakan dengan jiwa yang kekal, yang akan terus eksis setelah kematian, baik dalam keselamatan kekal maupun kebinasaan kekal (Mat. 25:46).
Kekekalan manusia bukan karena aseitas, tapi karena kehendak dan pemeliharaan Allah. Kekekalan ini diberikan, bukan melekat dalam natur manusia.
3. Kekekalan Manusia sebagai Refleksi Kekekalan Allah
Sebagai makhluk yang diciptakan menurut gambar dan rupa Allah (Imago Dei), manusia memantulkan sifat-sifat Allah dalam bentuk terbatas:
Allah adalah kekal → manusia memiliki kekekalan jiwa.
Allah mengasihi → manusia bisa mengasihi.
Allah rasional → manusia berpikir dan bernalar.
> Manusia tidak pernah bisa menjadi Allah, tetapi ia bisa mencerminkan Allah sebagai ciptaan yang dimampukan untuk mengenal, mengasihi, dan memuliakan-Nya.
Dengan kata lain, kekekalan manusia adalah refleksi terbatas dari kekekalan Allah, bukan dalam kualitas ilahi, tetapi dalam struktur eksistensial sebagai makhluk rohani yang akan terus hidup selamanya. Perbedaan utamanya Allah bersifat Aseitas sedangkan manusia adalah pemberian.
PENUTUP
Kekekalan Allah adalah sumber dan jaminan dari segala sesuatu yang kekal, termasuk kehidupan kekal manusia. Dalam rencana-Nya yang penuh kasih, Allah menciptakan manusia sebagai makhluk kekal agar dapat menikmati persekutuan kekal dengan-Nya. Kekekalan kita bukan hasil kemampuan kita, tapi adalah anugerah dari Allah yang kekal.
Komentar
Posting Komentar