Langsung ke konten utama

MENJAWAB SAKSI YEHUWA PART 1

         OLEH : PDT. ESRA SORU 
Kita harus waspada terhadap aliran atau bidat saksi Yehuwa (SY) ini, karena mereka sangat mirip dengan kekristenan. Uang palsu yang makin mirip dengan uang asli tentu adalah yang paling berbahaya. Demikian juga dengan orang sesat / nabi palsu yang paling mirip dengan orang Kristen / nabi asli.

APA KEMIRIPAN SY DENGAN ORANG KRISTEN?

1. SY selalu mengaku diri sebagai orang Kristen, dari gereja Kristen, yang berkeliling untuk memberitakan "Injil".

2. SY menggunakan Alkitab kita (sekalipun mereka mempunyai Alkitab sendiri yaitu New World Translation / Terjemahan Dunia Baru) dan secara teoritis mereka mengakui Alkitab sebagai Firman Allah.

3. SY juga melakukan sakramen, yaitu baptisan dalam nama Bapa, Anak, dan Roh Kudus dan Perjamuan Kudus.

Tetapi sekalipun mirip Kristen dan mengaku sebagai Kristen, SY mempunyai sikap anti terhadap semua agama, Khususnya Kristen. Mereka menganggap Kristen yang paling sesat, yang mereka sebut sebagai anti Kristus, Babel besar, pelacur seperti dalam kitab Wahyu. Mereka memerintahkan semua anggota yang eks Kristen untuk meninggalkan gereja asal mereka, dan melarang anggota-anggotanya untuk masuk ke gereja Kristen.

AJARAN SAKSI YEHUWA TENTANG YESUS KRISTUS

Kristen percaya bahwa Yesus adalah Allah yang Mahakuasa. Tapi SY tidak percaya hal itu. Menurut mereka :

1. Yesus itu hanyalah allah kecil  yang tidak setara dengan Allah Bapa.

2. Yesus adalah ciptaan pertama dari Allah.

3. Yesus adalah Anak Allah dan bukan Allah.

4. Yesus adalah penghulu malaikat Mikhael 

Tanggapan :

1. Alkitab secara eksplisit mengatakan bahwa Yesus adalah Allah ( Yes 9:5; Yoh 1:1; Yoh 20:28; Rom 9:5; Fil 2:5b-7; Tit 2:13; Ibr 1:8; 2 Pet 1:1 dll).

2. Adanya allah yang besar dan allah yang kecil itu adalah konsep kafir.

3. Kalau Yesus adalah ciptaan Allah, bagaimana bisa Dia berkata "Aku adalah Alfa dan Omega" (Wah 1:8; 22:13)

4. Istilah "Anak Allah" bagi Yesus menunjukkan kesamaan hakikat dengan Bapa sehingga Anak Allah = Allah (Yoh 5:18). Sama dengan anak manusia itu manusia kan?

5. Yesus digambarkan sebagai pencipta segala sesuatu (Yoh 1:3; Kol 1:15-17; Ibr 1:10, dll). Kalau Yesus adalah malaikat, bagaimana bisa malaikat menciptakan segala sesuatu? Alkitab tidak pernah mengatakan bahwa malaikat bisa mencipta, baik Mikael ataupun malaikat yang lain.

Kesimpulan : 

Ajaran SY tentang Yesus Kristus adalah ajaran sesat yang menyimpang dari Alkitab. 

AJARAN SAKSI YEHUWA TENTANG ALLAH TRITUNGGAL

Gereja Kristen percaya doktrin Allah Tritunggal ( Allah Bapa, Allah Anak, dan Allah Roh Kudus dan ketiga-Nya Esa dalam hakikat-Nya). Tapi SY beranggapan bahwa :

1. Doktrin Allah Tritunggal itu berasal dari agama-agama kafir dan baru muncul pada abad ke-4.

2. Istilah "Tritunggal" sendiri tidak ada dalam Alkitab.

Tanggapan :

1. Tuduhan bahwa doktrin Tritunggal berasal dari agama-agama kafir adalah suatu fitnahan. Tidak ada ada agama kafir manapun yang mempunyai konsep "TRITUNGGAL" yang ada adalah "TRI TEISME"  (kepercayaan tentang adanya 3 Allah).

2. Istilah "Tritunggal" memang tidak ada dalam Alkitab tapi ajaran / konsepnya ada. Itu sama dengan kata "sakramen" sendiri tidak ada dalam Alkitab tapi konsep / ajaran tentang Sakramen itu (baptisan dan Perjamuan Kudus) ada dalam Alkitab.

3. Alkitab mengatakan bahwa Allah itu esa / satu (Ul 6:4; 1 Raj 8:6; 1 Kor 8:6; 1 Timb2:5; Yak 2:9). Tapi pada saat bersamaan Alkitab juga menyatakan adanya semacam kejamakan tertentu dalam keAllahan. Misalnya dengan penggunaan kata "KITA" bagi Allah (Kej 1:26; 3:22; 11:7).

4. PB menegaskan bahwa ada 3 pribadi yang muncul / disebut bersamaan yakni Bapa, Anak, dan Roh Kudus dalam formula-formula yang sakral seperti baptisan (Mat 28:19) dan Doa Berkat (1 Kor 13:13).

Kesimpulan :

Doktrin Tritunggal adalah ajaran Alkitab dan tuduhan SY adalah fitnahan terhadap iman Kristen.

AJARAN SAKSI YEHUWA TENTANG ROH KUDUS

Gereja Kristen juga percaya bahwa Roh Kudus adalah Allah (Pribadi ke-3 dari Tritunggal) tapi SY tidak percaya itu. Menurut mereka :

1. Roh Kudus bukanlah suatu pribadi, melainkan hanya tenaga aktif Allah saja (semacam listrik). 

2. Roh Kudus bukan Allah.

Tanggapan :

1. Kalau Roh Kudus hanyalah suatu tenaga / kekuatan / kuasa, bagaimana mungkin suatu tenaga / kekuatan / kuasa dapat menyelidiki segala sesuatu dalam diri Allah (1 Kor 2:10-11), bisa berdoa bagi orang percaya ( Rom 8 :27), bisa diutus, mengajar dan mengingatkan orang percaya (Yoh 14:26), bisa memimpin, berkata-kata, mendengar dan memberitahukan segala sesuatu (Yoh 16:13;  Kis 8:29; 1 Kor 12:11), bisa berduka (Ef  4:30), bisa ditipu, ditentang, dihujat dan dihina (Kis 5:3; 7:51; Mat 12:31; Ibr 10;29)? Hal-hal yang dilakukan oleh Roh Kudus, atau perlakuan yang diterima Roh Kudus menunjukkan bahwa Ia adalah suatu pribadi dan bukan hanya suatu tenaga / kekuatan / kuasa.

2. Alkitab menggambarkan bahwa Roh Kudus mempunyai sifat-sifat Allah seperti kekal (Ibr 9:14) maha hadir (Maz 139: 7-10), maha tahu (1 Kor 2:10-11), mahakuasa (Mat 12:28), suci (namanya saja Roh Kudus, berarti Dia Kudus / suci.

3. Alkitab menunjukkan bahwa Roh Kudus melakukan pekerjaan-pekerjaan Allah seperti mencipta (Kej 1:2; Ayub 33:4), mengampuni dosa (Ibr 10:15-17), membangkitkan Kristus dan menghidupkan tubuh kita yang fana ( Rom :11).

4. Nama Roh Kudus ditempatkan sejajar dengan nama Bapa dan Anak (Mat 28:19; 2 Kor 13:13).

Kesimpulan :

Ajaran saksi Yehuwa tentang Roh Kudus adalah ajaran yang sesat dan menyimpang dari Alkitab.

AJARAN SAKSI YEHUWA TENTANG SURGA DAN NERAKA

1. SY tidak percaya adanya neraka. Bagi mereka neraka menunjukkan bahwa Allah bukanlah Allah yang kasih.

2. SY beranggapan bahwa yang akan masuk surga hanya 144.000 orang (Wah 7:4) sedangkan orang-orang percaya akan tinggal di bumi ini yang telah dibaharui yang disebut "FIRDAUS".

Tanggapan :

1. Ada begitu banyak bagian Alkitab yang berbicara tentang neraka dan mayoritas diajarkan oleh Yesus sendiri (Mat 8:12; 11:23; 13:42; 13:50; 22:13b; 25:46; 25:41; Mark 9:43-48; Luk 16:22-26; Wah 14:11; 19:20b; 20:10; 21:8). Lalu mau dibuang ayat-ayat ini?

2. Allah memang kasih tapi Allah juga adalah Allah yang adil (Nah 1:3) sehingga Ia juga menghukum orang-orang berdosa.  Jangan hanya menekankan kasih Allah dan mengabaikan keadilan-Nya?

3. SY salah menafsirkan Wah 7:4 tentang 144.000 orang yang berkenaan dengan Israel (lihat Wah 7:4-8) dan mengabaikan Wah 7:9 yang berbicara tentang suatu kumpulan besar orang banyak yang tidak dapat terhitung, dari segala bangsa dan suku dan kaum dan bahasa, berdiri di hadapan tahta dan di hadapan Anak Domba yang jelas berbicara tentang orang-orang yang masuk surga.

4. Yesus sudah naik ke surga untuk menyediakan tempat bagi kita dan berjanji untuk menjemput umat-Nya (Yoh 14:2-3). Lalu bagaimana bisa orang percaya hanya tinggal di bumi?

5. Kata "FIRDAUS" itu berasal dari kata Yunani "PARADEISOS" yang menurunkan kata bahasa Inggris "PARADISE" yang berarti surga.

Kesimpulan :

Ajaran SY tentang surga dan neraka adalah ajaran sesat yang menyimpang dari Alkitab.

AJARAN SAKSI YEHUWA TENTANG ORANG MATI

SY mengajarkan bahwa orang yang mati itu mengalami tidur panjang dan tidak sadar diri hingga Tuhan Yesus datang kembali.

Tanggapan : 

1. Kisah tentang orang kaya dan Lazarus setelah mati (Luk 16:19-31) menunjukkan bahwa mereka tidak hilang kesadaran.

2. Demikian orang yang mati syahid yang masih bisa menuntut keadilan Allah (Wah 6:10).

Kesimpulan :

Ajaran SY tentang orang mati adalah ajaran sesat yang menyimpang dari Alkitab.

Catatan : Untuk diskusi dan konsultasi lebih lanjut, saudara bisa hubungi Pdt Esra Alfred Soru melalui No HP/WA : 0812 3992 7772

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PROVIDENSI ALLAH BUKAN ALASAN UNTUK BERDOSA

  Oleh : Dionisius Daniel Goli Sali   "Kalau Allah telah menetapkan segala sesuatu, dan apa yang ditetapkan Allah harus dan pasti terjadi, lalu mengapa tindakan berdosa manusia harus dihakimi?" Pertanyaan ini lahir dari kegagalan (kebingungan) dalam memahami providensi Allah. Apa itu providensi? Providensi adalah doktrin yang percaya bahwa Allah/Tuhan berdaulat penuh atas segala peristiwa yang terjadi di bawah kolong langit ini. Dengan kata lain tidak ada satupun peristiwa dalam bentang sejarah umat manusia yang luput dari kontrol dan kedaulatan Tuhan. Dan itu mencakup peristiwa yang baik maupun buruk (kejahatan) dalam kehidupan manusia. Sebagai landasan biblikalnya, kita akan melihat beberapa ayat di bawah ini. Misalnya tentang pemilihan orang percaya, ternyata Tuhan dalam kekekalan telah memilih orang-orang tertentu untuk menjadi umat pilihan-Nya. "Di dalam Dia kami juga mendapat bagian, yang ditentukan dari semula menurut maksud Allah, yang mengerjakan segala sesuatu ...

MEMBEDAH RUMUSAN TRITUNGGAL ALA ELIA MYRON

Oleh : Dionisius Daniel Dalam sebuah video dari kanal YouTube Tiga Hari. Elia Myron seorang apologet muda terlihat sedang mengajarkan doktrin Tritunggal. Namun yang menarik disini adalah, rumusan Tritunggal yang diajarkan oleh Elia Myron ini, terindikasi menyimpang dari rumusan Tritunggal yang ortodoks yang telah dipegang oleh Gereja sepanjang sejarah. Elia mendasari pengajaran Tritunggalnya dengan mengutip Ulangan 6:4, dan 1 Korintus 8:6 Ulangan 6:4 (TB) Dengarlah, hai orang Israel: TUHAN itu Allah kita, TUHAN itu esa!  1 Korintus 8:6 (TB) namun bagi kita hanya ada satu Allah saja, yaitu Bapa, yang dari pada-Nya berasal segala sesuatu dan yang untuk Dia kita hidup, dan satu Tuhan saja, yaitu Yesus Kristus, yang oleh-Nya segala sesuatu telah dijadikan dan yang karena Dia kita hidup.  Berdasarkan dua ayat ini Elia membangun premis bahwa Allah itu pada hakikatnya adalah esa, dan Allah yang esa ini adalah sang Bapa. Mengapa Allah yang esa ini disebut Bapa? Karena menurut Elia,...

Obrolan Serius: Membongkar Kekeliruan Tritunggal yang Sering Diabaikan

Oleh : Dionisius Daniel   Kali ini saya kembali membagikan diskusi singkat saya dengan seseorang di Facebook yang diduga adalah fans atau pendukung fanatik dari Elia Myron.  Saya memang belakangan ini sedang menulis artikel mengkritisi ajaran Tritunggal Elia Myron, yang menurut saya telah menyimpang dan tanpa sadar "nyemplung" ke bidat-bidat yang sudah ditolak oleh para Bapa-Bapa Gereja kita. Seperti Sabelianisme atau Subordinasisme ala Unitarian. Sebenarnya diskusi/perdebatan ini berawal dari postingan foto Pdt Esra Soru di Facebook, tertanggal, Minggu 18/05/2025. Di foto itu tampak Pdt Esra sedang bersama Elia Myron. (fotonya saya jadikan wallpaper artikel ini) Saya lalu spontan berkomentar: "Pak Esra tolong ajari Elia Myron itu agar mengajar Tritunggal dengan benar, soalnya ajaran Tritunggal dan konsep keselamatannya telah menyesatkan banyak orang". Alhasil tak butuh waktu lama, komentar saya langsung ditanggapi oleh pengguna facebook lain yang diduga adalah fans...