Langsung ke konten utama

MENJAWAB SAKSI YEHUWA PART 2

Ke-Allahan atau ke-Ilahian Yesus sebenarnya mendapatkan sokongan yang cukup kuat dalam Alkitab. Alkitab dalam PL maupun PB memuat data yang menunjukkan bahwa Yesus adalah Allah. Dia adalah Allah yang sejati, Dia tidak lebih kecil dari Allah Bapa, juga tidak lebih besar dari Allah Roh Kudus. Ketiga Pribadi Allah Tritunggal sehakikat, setara, dan sederajat. Bahwa Yesus adalah Allah bahkan telah ditegaskan oleh Yesaya 750 tahun sebelum kelahiran Yesus.

Yesaya 9:6 (TB) (9-5) Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai.

Tapi SY menafsirkan ayat ini secara serampangan, mereka berkata bahwa ayat ini tidak membuktikan bahwa Yesus adalah Allah yang sehakikat dengan Bapa, sebab disini Yesus hanya disebut sebagai Allah yang perkasa, bukan Allah yang maha kuasa.

Tapi jika kita membaca dalam Wahyu 1, maka disitu Yesus disebut sebagai Allah yang maha kuasa. SY mungkin berkilah dengan berkata bahwa kata "Aku" itu merujuk kepada Allah Bapa, bukan kepada Yesus, tapi keterangan di ayat 7 mengharuskan bahwa "Aku" dalam ayat 8 merujuk kepada Yesus.

Wahyu 1:7 (TB) Lihatlah, Ia datang dengan awan-awan dan setiap mata akan melihat Dia, juga mereka yang telah menikam Dia. Dan semua bangsa di bumi akan meratapi Dia. Ya, amin.

(8) "Aku adalah Alfa dan Omega, firman Tuhan Allah, yang ada dan yang sudah ada dan yang akan datang, Yang Mahakuasa."

Ayat 7 berkata bahwa "semua mereka yang menikam Dia", jika "Aku" dalam ayat ini dipaksakan kepada Bapa, sejak kapan Bapa ditikam? sejak kapan Bapa dibunuh?

Dan juga beberapa ayat lain dalam PB memberi catatan bahwa Yesus adalah Allah.

Roma 9:5 (TB) Mereka adalah keturunan bapa-bapa leluhur, yang menurunkan Mesias dalam keadaan-Nya sebagai manusia, yang ada di atas segala sesuatu. Ia adalah Allah yang harus dipuji sampai selama-lamanya. Amin!

Jadi Yesus adalah Allah, Dia adalah Mesias yang telah datang sebagai manusia.

Yohanes 1:1 (TB) Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.

"Firman" dalam Yohanes 1 ini adalah gelar bagi Yesus. Jadi ayat ini memberi penegasan bahwa Yesus adalah Allah.

Filipi 2:6-7 (TB) yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan,
melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia.

Lagi-lagi di ayat ini Yesus dikatakan mengosongkan diri-Nya dan mengambil rupa manusia. Ini berarti memang Yesus adalah Allah.

Penegasan tentang ke-Tuhanan Yesus juga disampaikan oleh para malaikat kepada para gembala.

Lukas 2:11 (TB) Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud. 

Alfa dan Omega juga menunjukkan kekekalan, jika Yesus adalah ciptaan, lalu bagaimana mungkin Dia bisa berkata bahwa Dia adalah Alfa dan Omega?. Putra Allah juga bukan berarti bahwa Dia bukan Allah, putra Allah menunjukkan kesamaan hakikat-Nya dengan Bapa. Sama seperti seorang anak manusia memiliki kesamaan hakikat dengan ayahnya yang juga adalah manusia.

Yohanes 5:18 (TB) Sebab itu orang-orang Yahudi lebih berusaha lagi untuk membunuh-Nya, bukan saja karena Ia meniadakan hari Sabat, tetapi juga karena Ia mengatakan bahwa Allah adalah Bapa-Nya sendiri dan dengan demikian menyamakan diri-Nya dengan Allah. 

Mazmur 8:4-6 (TB) (8-5) apakah manusia, sehingga Engkau mengingatnya? Apakah anak manusia, sehingga Engkau mengindahkannya? 
(8-6) Namun Engkau telah membuatnya hampir sama seperti Allah, dan telah memahkotainya dengan kemuliaan dan hormat. 
(8-7) Engkau membuat dia berkuasa atas buatan tangan-Mu; segala-galanya telah Kauletakkan di bawah kakinya: 

Tomas juga mengaku bahwa Yesus adalah Tuhan dan Allah. 

Yohanes 20:28 (TB) Tomas menjawab Dia: "Ya Tuhanku dan Allahku!" 

Dan Yesus menerima pengakuan Tomas sebagai iman, kata-kata Tomas ini dihubungkan dengan percaya. Yesus tidak melarang Tomas menyembah-Nya. Jika Yesus bukan Allah, Yesus seharusnya menolak penyembahan Tomas, sebab hanya Allah yang layak disembah. Dan pengakuan Tomas ini bukanlah suatu ekspresi kekagetan seperti yang ditafsirkan oleh SY, karena ekspresi kaget dengan menyebut nama Allah tidak biasa terjadi dalam budaya atau kebiasaan orang Yahudi, karena hukum Taurat Yahudi melarang menyebut nama Tuhan dengan sembarangan.

Kolose 1:15 (TB) Ia adalah gambar Allah yang tidak kelihatan, yang sulung, lebih utama dari segala yang diciptakan, 

Menurut SY Yesus adalah ciptaan yang sulung dari Allah, jadi Yesus adalah ciptaan pertama dari ciptaan-ciptaan Allah yang lain. Jelas ini adalah penafsiran yang keliru, karena kata "sulung" dalam budaya Ibrani bisa berarti yang pertama, juga bisa berarti yang utama. Yang pertama tidak harus selalu jadi yang utama. Sebagai contoh kasus penjualan hak kesulungan dari Esau kepada Yakub. Jika sulung harus selalu berarti yang pertama, maka Yakub seharusnya tidak bisa membeli hak kesulungan dari Esau, karena sampai kapanpun Yakub tidak akan bisa jadi anak sulung.

Jika yang sulung harus dipahami sebagai ciptaan pertama dari Allah Bapa, dengan demikian Yesus adalah ciptaan, maka adalah aneh di ayat 16 dan 17 Yesus juga disebut sebagai pencipta. 

Kolose 1:16-17 (TB) karena di dalam Dialah telah diciptakan segala sesuatu, yang ada di sorga dan yang ada di bumi, yang kelihatan dan yang tidak kelihatan, baik singgasana, maupun kerajaan, baik pemerintah, maupun penguasa; segala sesuatu diciptakan oleh Dia dan untuk Dia. 
Ia ada terlebih dahulu dari segala sesuatu dan segala sesuatu ada di dalam Dia. 

Yohanes 1:3 (TB) Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatu pun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan.

Ibrani 1:3 (TB) Ia adalah cahaya kemuliaan Allah dan gambar wujud Allah dan menopang segala yang ada dengan firman-Nya yang penuh kekuasaan. Dan setelah Ia selesai mengadakan penyucian dosa, Ia duduk di sebelah kanan Yang Mahabesar, di tempat yang tinggi, 

Dengan mengutip Matius 4 SY juga berkata bahwa Yesus tidak minta disembah, Yesus hanya menghendaki penyembahan kepada Bapa. Jelas disini SY memelintir ayat alkitab. Yesus tidak menyuruh hanya menyembah Bapa, Yesus memerintahkan Iblis untuk menyembah kepada Allah.

Matius 4:10 (TB) Maka berkatalah Yesus kepadanya: "Enyahlah, Iblis! Sebab ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!" 

SY berpandangan bahwa Yesus sebelum datang ke bumi adalah makhluk roh, pandangan ini tidak ada dasar Alkitabnya. SY juga percaya bahwa Yesus adalah jelmaan dari malaikat Mikhael, dan lagi-lagi pandangan ini juga tidak memiliki dasar Alkitab sama sekali.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PROVIDENSI ALLAH BUKAN ALASAN UNTUK BERDOSA

  Oleh : Dionisius Daniel Goli Sali   "Kalau Allah telah menetapkan segala sesuatu, dan apa yang ditetapkan Allah harus dan pasti terjadi, lalu mengapa tindakan berdosa manusia harus dihakimi?" Pertanyaan ini lahir dari kegagalan (kebingungan) dalam memahami providensi Allah. Apa itu providensi? Providensi adalah doktrin yang percaya bahwa Allah/Tuhan berdaulat penuh atas segala peristiwa yang terjadi di bawah kolong langit ini. Dengan kata lain tidak ada satupun peristiwa dalam bentang sejarah umat manusia yang luput dari kontrol dan kedaulatan Tuhan. Dan itu mencakup peristiwa yang baik maupun buruk (kejahatan) dalam kehidupan manusia. Sebagai landasan biblikalnya, kita akan melihat beberapa ayat di bawah ini. Misalnya tentang pemilihan orang percaya, ternyata Tuhan dalam kekekalan telah memilih orang-orang tertentu untuk menjadi umat pilihan-Nya. "Di dalam Dia kami juga mendapat bagian, yang ditentukan dari semula menurut maksud Allah, yang mengerjakan segala sesuatu ...

MEMBEDAH RUMUSAN TRITUNGGAL ALA ELIA MYRON

Oleh : Dionisius Daniel Dalam sebuah video dari kanal YouTube Tiga Hari. Elia Myron seorang apologet muda terlihat sedang mengajarkan doktrin Tritunggal. Namun yang menarik disini adalah, rumusan Tritunggal yang diajarkan oleh Elia Myron ini, terindikasi menyimpang dari rumusan Tritunggal yang ortodoks yang telah dipegang oleh Gereja sepanjang sejarah. Elia mendasari pengajaran Tritunggalnya dengan mengutip Ulangan 6:4, dan 1 Korintus 8:6 Ulangan 6:4 (TB) Dengarlah, hai orang Israel: TUHAN itu Allah kita, TUHAN itu esa!  1 Korintus 8:6 (TB) namun bagi kita hanya ada satu Allah saja, yaitu Bapa, yang dari pada-Nya berasal segala sesuatu dan yang untuk Dia kita hidup, dan satu Tuhan saja, yaitu Yesus Kristus, yang oleh-Nya segala sesuatu telah dijadikan dan yang karena Dia kita hidup.  Berdasarkan dua ayat ini Elia membangun premis bahwa Allah itu pada hakikatnya adalah esa, dan Allah yang esa ini adalah sang Bapa. Mengapa Allah yang esa ini disebut Bapa? Karena menurut Elia,...

Obrolan Serius: Membongkar Kekeliruan Tritunggal yang Sering Diabaikan

Oleh : Dionisius Daniel   Kali ini saya kembali membagikan diskusi singkat saya dengan seseorang di Facebook yang diduga adalah fans atau pendukung fanatik dari Elia Myron.  Saya memang belakangan ini sedang menulis artikel mengkritisi ajaran Tritunggal Elia Myron, yang menurut saya telah menyimpang dan tanpa sadar "nyemplung" ke bidat-bidat yang sudah ditolak oleh para Bapa-Bapa Gereja kita. Seperti Sabelianisme atau Subordinasisme ala Unitarian. Sebenarnya diskusi/perdebatan ini berawal dari postingan foto Pdt Esra Soru di Facebook, tertanggal, Minggu 18/05/2025. Di foto itu tampak Pdt Esra sedang bersama Elia Myron. (fotonya saya jadikan wallpaper artikel ini) Saya lalu spontan berkomentar: "Pak Esra tolong ajari Elia Myron itu agar mengajar Tritunggal dengan benar, soalnya ajaran Tritunggal dan konsep keselamatannya telah menyesatkan banyak orang". Alhasil tak butuh waktu lama, komentar saya langsung ditanggapi oleh pengguna facebook lain yang diduga adalah fans...