Langsung ke konten utama

PELAJARAN LOGIKA SEDERHANA

Dikutip dari group Studi Refomed MYM

1. Dasar logika manusia adalah wahyu Allah (wahyu umum dan wahyu khusus Alkitab). Bagi orang tidak percaya, wahyu umumlah dasar mereka (dan hanya itu). Itulah sebabnya orang-orang seperti Aristoteles dapat menemukan (bukan menciptakan) hukum logika (law of non-contradiction). Bagi orang Kristen, dasar kita adalah wahyu umum dan Alkitab. Namun yang jadi standar adalah Alkitab, karena kalau hanya melalui wahyu umum saja maka pikiran kita yang sudah dicemari oleh dosa dapat menyebabkan kita menggunakan logika untuk melawan Tuhan (ini terjadi pada orang yang tidak percaya). Tetapi dengan Alkitab, pikiran kita dijernihkan dan logika kita diarahkan untuk melayani Tuhan.

2. Hukum logika: "Jika sesuatu termasuk ke dalam golongan A, maka tidak mungkin juga menjadi golongan B pada saat yang sama dan di dalam pengertian yang sama. Contoh, jika anda memegang sebatang pensil pada jam 4.30 sore, tanggal 11 November 2022, maka tidak mungkin pensil itu adalah kucing pada saat yang sama dan di dalam pengertian yang sama.

3. Penerapan hukum logika secara sederhana tanpa mempresaposisikan Alkitab (mis. yang dipakai orang-orang Clarkian).

Contoh A:
Premis 1: Semua manusia pasti mati
Premis 2: Dion adalah manusia
Kesimpulan: Dion pasti mati 

Nah, kalau Van Tillian, tidak pernah mengoperasikan hukum logika tanpa mempresaposisikan Alkitab. Bagi Van Til, segala sesuatu berangkat dari kebenaran Alkitab dan tiba pada kebenaran Alkitab. Jadi argumennya seperti ini:

Contoh B:
Premis 1: Alkitab menegaskan bahwa manusia sudah berdosa dan pasti mati.
Premis 2: Dion adalah manusia.
Kesimpulan 3: Maka menurut Alkitab Dion pasti mati.

Oleh karenanya, banyak yang menuduh Van Til menggunakan argumen sirkular karena kesimpulan sudah terdapat di awal. Namun kalau anda perhatikan dengan cermat, di dalam contoh sederhana tersebut tidak terdapat kontradiksi logis di dalamnya. Bahkan, semua argumen sebenarnya juga bersifat sirkular. Perhatikan bahwa di dalam contoh A di atas, premis "semua manusia pasti mati" harusnya adalah kesimpulan dari sebuah rangkaian argumen yang lain dan begitu seterusnya sehingga juga bersifat sirkular.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

APAKAH KARENA YESUS BERASAL DARI ALLAH, MAKA DIA BUKAN ALLAH? (MENANGGAPI SERANGAN UST. SUBANDI T SUKOCO)

Oleh : Dionisius Daniel Goli Sali   Beberapa hari yang lalu, seseorang mengirimi saya sebuah video dan meminta tanggapan saya atas video itu. Setelah saya lihat-lihat, ternyata ini adalah cuplikan video dari YouTube Ust. Subandi T Sukoco. Siapakah orang ini? Subandi atau yang lebih dikenal dengan Gus Mbetik ini, adalah seorang pendakwah yang sudah sering terlibat dalam diskusi-diskusi lintas agama. Nah dalam cuplikan video yang berdurasi 2 menit 42 detik ini, Subandi memberikan argumentasinya untuk menolak ke-Tuhanan dan ke-Allahan Yesus. Menurut Subandi karena Yesus datang dari Allah maka Yesus pasti bukan Allah. Cuplikan lengkapnya bisa ditonton disini👇 Setelah menonton videonya, saya menemukan bahwa penolakan Ust. Subandi T Sukoco terhadap ke-Allahan Yesus didasari atas dua fakta ini : PERTAMA, KARENA YESUS DATANG DARI ALLAH MAKA DIA BUKAN ALLAH   Yohanes 9:33 (TB) Jikalau orang itu tidak datang dari Allah, Ia tidak dapat berbuat apa-apa."  Menurut Ust. Subandi T Suko...

Allah Maha Kuasa Bukan Maha Kontradiksi

Oleh: Dionisius Daniel Goli Sali Pagi ini, sambil ngopi dan menunggu orderan Maxim, aku iseng buka YouTube dan menonton pengajaran teologi dari channel YouTube Verbum Veritatis yang dikelola oleh Pak Deky Nggadas. Tema dari pengajaran Pak Deky adalah tentang Divine Simplicity And The Trinity (Kesederhanaan Allah Dan Trinitas).  Secara garis besar, poin pengajaran Pak Deky adalah Allah Kristen itu simplisitas (Sederhana). Sederhana yang dimaksud Pak Deky, bukan berarti bahwa Allah Kristen itu bisa dipahami secara utuh tanpa harus meninggalkan ruang bagi hal-hal yang menjadi misteri untuk akal manusia. Melainkan, dalam natur-Nya Allah itu tidak terbagi. Meskipun Allah memiliki bermacam-macam atribut, seperti: maha kuasa, maha kasih, maha adil, kekal, dan lain sebagainya. Tapi atribut-atribut itu bukanlah komponen-komponen yang terpisah dalam diri Allah. Melainkan atribut itu adalah natur-Nya. Jadi, Allah bukan hanya Allah yang memiliki kasih, tapi Allah adalah kasih. Allah bukan hany...

RENCANA ALLAH DAN KEHENDAK BEBAS MANUSIA

📜 KISAH PARA RASUL 2:23 “ Dia yang diserahkan menurut maksud dan rencana Allah yang telah ditentukan, tetapi kamu telah menyalibkan dan membunuh-Nya oleh tangan orang-orang durhaka.” PENDAHULUAN Apakah penyaliban Yesus adalah rencana Allah atau rencana Iblis?. Topik ini menarik, karena beberapa waktu yang lalu, Edis TV, seorang apologet tiktok yang sedang viral akhir-akhir ini, menyatakan bahwa penyaliban Yesus sebenarnya adalah rencana iblis bukan rencana Allah. Untuk mendukung pandangannya Edis mengutip Yoh 8:37-47. Menurut Edis narasi dari teks itu secara implisit menyiratkan bahwa penyaliban Yesus adalah rencana Iblis karena sejak semula Iblis ingin membunuh Yesus. Nah pernyataan Edis ini sontak membuat dunia perdebatan teologis menjadi panas dan memancing tanggapan dari berbagai pihak. Beberapa suhu Teologi tanah air turun gunung. Esra Soru, MYM, Deky Nggadas dan Budi Asali, hingga Mel Atok ada dalam barisan daftar nama yang ikut memberikan tanggapan terhadap Edis. Tidak hanya me...