Konsep antitesis menurut Van Til. Konsep ini sangat berpengaruh di dalam apologetikanya.
Antitesis yang dimaksud adalah antara orang Kristen dan non-Kristen, dimana di antara keduanya ada jurang pemisah yang tidak mungkin diseberangi. Yang Kristen sudah dilahirbarukan dan oleh karenanya memiliki presaposisi dan worldview yang sama sekali berbeda (bersifat antitesis) dengan yang non-Kristen (yang belum dilahirbarukan).
Ini berarti bahwa ketika kita berdiskusi atau berdebat dengan orang-orang non-Kristen, kita tidak memiliki posisi yang netral, dimana keduanya dapat berdiri bersama-sama lalu kemudian berdebat. Misalnya, logika tidak dapat netral waktu digunakan oleh keduanya. Masing-masing, menggunakan hukum non-kontradiksi untuk membenarkan pandangannya masing-masing.
Contoh : Ketika orang Kristen memahami keduaan dari natur Kristus, kita melihatnya sebagai logis dan tidak berkontradiksi, karena pengertian kita mengenai ke-Allahan Yesus adalah berbeda dengan pengertian kita mengenai kemanusiaan-Nya. Itu berarti bahwa ke-Allahan Kristus bukanlah kemanusiaan-Nya pada waktu yang sama dan di dalam pengertian yang sama. Menurut kita ke-Allahan-Nya adalah tersendiri dan kemanusiaan-Nya adalah tersendiri, dan kedua natur itu bersatu dalam pribadi Kristus. Nah, orang-orang non-Kristen, melihat hal ini sebagai kontradiksi, karena mereka melihatnya dari perspektif yang berbeda. Mereka bertanya, "bagaimana mungkin Allah menjadi manusia?" Kalau Allah ya Allah dan tidak mungkin jadi manusia. Ketika konsep yang tidak me-representasikan doktrin Kristen mengenai keduaan dari natur Kristus ini diterapkan pada hukum logika, memang terlihat berkontradiksi.
Maka, baik orang Kristen maupun non-Kristen di sini sama-sama menggunakan hukum logika secara benar, tetapi diterapkan pada perspektif yang berbeda. Mengapa perspektifnya berbeda? Karena orang-orang non-Kristen tidak dilahirbarukan sehingga tidak dapat memahami ajaran Kristen.
Kesimpulannya, tidak ada posisi netral antara orang Kristen dan non-Kristen.
(Dikutip Dari Group Studi Reformed MYM)

Komentar
Posting Komentar