Langsung ke konten utama

MATERI AJAR KELAS BAHASA INGGRIS "SOL" 18-02-2025

THEME : CHRISTIAN VALUES AND STORIES  


* 1. VOCABULARY LIST *

1. Church – Gereja  

2. Bible – Alkitab  

3. Pray – Berdoa  

4. Faith – Iman  

5. Love – Kasih  

6. Hope – Harapan  

7. Forgiveness – Pengampunan  

8. Jesus – Yesus  

9. Disciple – Murid  

10. Parable – Perumpamaan  


*.SHORT STORY : THE GOOD SAMARITANS*

One day, a man was traveling from Jerusalem to Jericho. On the way, he was attacked by robbers. They took his clothes, beat him, and left him almost dead. A priest came by, but he ignored the injured man and walked away. A Levite also passed by but did nothing to help. Then, a Samaritan man came. He felt sorry for the injured man. He cleaned his wounds, put him on his donkey, and took him to an inn. The Samaritan paid the innkeeper and asked him to take care of the man.

Jesus told this story to teach us about kindness and love. We should help others, even if they are different from us


*3. COMPREHENSION QUESTION*

*Answer in short sentences :*

1. Where was the man traveling to?

2. What happened to the man on the road?

3. Who ignored the injured man?

4. Who helped the injured man?

5. What lesson do we learn from this story?


*4. MULTIPLE CHOICE QUESTION*

1. Who was the first person to see the injured man?

   a) Samaritan  

   b) Priest  

   c) Doctor  

   d) Teacher  

2. What did the robbers do to the man?

   a) Gave him food  

   b) Helped him  

   c) Beat him and took his            clothes  

   d) Invited him to dinner  

3. Why did the Samaritan help the injured man?

   a) He was his friend  

   b) He wanted a reward  

   c) He had kindness and love  

   d) He was a doctor  

4. Where did the Samaritan take the injured man?

   a) To his home  

   b) To an inn  

   c) To the church  

   d) To the police  

5. What is the main lesson from this story?

   a) Ignore strangers  

   b) Only help your friends  

   c) Be kind and help others  

   d) Stay at home  


*5. WRITING PRACTICE*

Write 3 sentences about how you can help others in your daily life.

Example :

1. I can help my friend when he falls.  

2. I can share my food with someone who is hungry.  

3. I can pray for my family and friends.


*6. SPEAKING PRACTICE*

Practice a dialogue with your partner.


A : Hello! Do you go to church every Sunday?  

B : Yes, I do. I go to church with my family. How about you?  

A : I also go to church. What do you like about church?  

B : I like singing and listening to Bible stories.  

A : That’s great! Let’s go to Sunday School together.  

B : Sure! See you there!.


This lesson will help students practice English while learning Christian values. You can adjust the difficulty based on the students' level. Hope this helps! 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PROVIDENSI ALLAH BUKAN ALASAN UNTUK BERDOSA

  Oleh : Dionisius Daniel Goli Sali   "Kalau Allah telah menetapkan segala sesuatu, dan apa yang ditetapkan Allah harus dan pasti terjadi, lalu mengapa tindakan berdosa manusia harus dihakimi?" Pertanyaan ini lahir dari kegagalan (kebingungan) dalam memahami providensi Allah. Apa itu providensi? Providensi adalah doktrin yang percaya bahwa Allah/Tuhan berdaulat penuh atas segala peristiwa yang terjadi di bawah kolong langit ini. Dengan kata lain tidak ada satupun peristiwa dalam bentang sejarah umat manusia yang luput dari kontrol dan kedaulatan Tuhan. Dan itu mencakup peristiwa yang baik maupun buruk (kejahatan) dalam kehidupan manusia. Sebagai landasan biblikalnya, kita akan melihat beberapa ayat di bawah ini. Misalnya tentang pemilihan orang percaya, ternyata Tuhan dalam kekekalan telah memilih orang-orang tertentu untuk menjadi umat pilihan-Nya. "Di dalam Dia kami juga mendapat bagian, yang ditentukan dari semula menurut maksud Allah, yang mengerjakan segala sesuatu ...

MEMBEDAH RUMUSAN TRITUNGGAL ALA ELIA MYRON

Oleh : Dionisius Daniel Dalam sebuah video dari kanal YouTube Tiga Hari. Elia Myron seorang apologet muda terlihat sedang mengajarkan doktrin Tritunggal. Namun yang menarik disini adalah, rumusan Tritunggal yang diajarkan oleh Elia Myron ini, terindikasi menyimpang dari rumusan Tritunggal yang ortodoks yang telah dipegang oleh Gereja sepanjang sejarah. Elia mendasari pengajaran Tritunggalnya dengan mengutip Ulangan 6:4, dan 1 Korintus 8:6 Ulangan 6:4 (TB) Dengarlah, hai orang Israel: TUHAN itu Allah kita, TUHAN itu esa!  1 Korintus 8:6 (TB) namun bagi kita hanya ada satu Allah saja, yaitu Bapa, yang dari pada-Nya berasal segala sesuatu dan yang untuk Dia kita hidup, dan satu Tuhan saja, yaitu Yesus Kristus, yang oleh-Nya segala sesuatu telah dijadikan dan yang karena Dia kita hidup.  Berdasarkan dua ayat ini Elia membangun premis bahwa Allah itu pada hakikatnya adalah esa, dan Allah yang esa ini adalah sang Bapa. Mengapa Allah yang esa ini disebut Bapa? Karena menurut Elia,...

Obrolan Serius: Membongkar Kekeliruan Tritunggal yang Sering Diabaikan

Oleh : Dionisius Daniel   Kali ini saya kembali membagikan diskusi singkat saya dengan seseorang di Facebook yang diduga adalah fans atau pendukung fanatik dari Elia Myron.  Saya memang belakangan ini sedang menulis artikel mengkritisi ajaran Tritunggal Elia Myron, yang menurut saya telah menyimpang dan tanpa sadar "nyemplung" ke bidat-bidat yang sudah ditolak oleh para Bapa-Bapa Gereja kita. Seperti Sabelianisme atau Subordinasisme ala Unitarian. Sebenarnya diskusi/perdebatan ini berawal dari postingan foto Pdt Esra Soru di Facebook, tertanggal, Minggu 18/05/2025. Di foto itu tampak Pdt Esra sedang bersama Elia Myron. (fotonya saya jadikan wallpaper artikel ini) Saya lalu spontan berkomentar: "Pak Esra tolong ajari Elia Myron itu agar mengajar Tritunggal dengan benar, soalnya ajaran Tritunggal dan konsep keselamatannya telah menyesatkan banyak orang". Alhasil tak butuh waktu lama, komentar saya langsung ditanggapi oleh pengguna facebook lain yang diduga adalah fans...