Langsung ke konten utama

BAHAN AJAR "SOL" KELAS BAHASA INGGRIS, SELASA 19/11/2024

THEMA : CHRISTIANITY (KEKRISTENAN)


TOPIC : Faith and Christian Values (Iman dan Nilai-nilai Kekristenan)

1. VOCABULARY (KOSAKATA)

Key Words (Kata Kunci)

1. Faith (Iman)

2. Bible (Alkitab)

3. Jesus Christ (Yesus Kristus)

4. Prayer (Doa)

5. Church (Gereja)

6. Blessing (Berkat)

7. Love (Cinta)

8. Hope (Harapan)

9. Grace (Kasih Karunia)

10. Forgiveness (Pengampunan)


2. Vocabulary Practice, match the word with its meaning :

Faith

Bible

Prayer

Church

Blessing

1. A place where Christians gather to worship = Church 

2. A special gift or favor from God = Blessing

3. Talking to God in a personal way = Prayer 

4. The holy book of Christianity = Bible

5. Believing in something without seeing it = Faith


3. Sentence Structure (Struktur Kalimat)

PRACTICE SENTENCE 

A. Affirmative Sentences :

1. Jesus Christ is the Son of God.

2. The Bible is God's Word.

3. Christians go to church to pray.

4. God loves all people.

5. Prayer helps us feel close to God.

B. Negative Sentences :

1. I don't go to church on Sundays.

2. Jesus didn't come to condemn people.

3. We don't pray only in church.

C. Questions :

1. Do you believe in God?

2. Where do Christians pray?

3. What is your favorite Bible verse?


4. SHORT READING (BACAAN PENDEK)

Story : Jesus Feeds the 5.000

One day, Jesus was teaching a large crowd of people. They were hungry, but there was no food. A little boy had five loaves of bread and two fish. Jesus prayed and thanked God. Then, he gave the food to the people. Everyone ate until they were full, and there were even twelve baskets of food left over! This miracle showed God's love and power.


Comprehension Questions :

1. What did the little boy have?

2. How many baskets of food were left?

3. What did Jesus do before giving the food to the people?

4. Why did Jesus perform this miracle?


5. Christian Values in Daily Life (Nilai-nilai Kekristenan dalam Kehidupan Sehari-hari)

Discussion Questions :

1. What does "love your neighbor as yourself" mean?

2. How can we show kindness to others like Jesus did?

3. Why is forgiveness important in Christianity?


6. Activities (Aktivitas)

Activity 1 : Word Search

Find the Christian-related words in the word search below. (Words to find: Jesus, Love, Prayer, Bible, Church, Faith, Hope)

Activity 2 : My Favorite Bible Verse

Write your favorite Bible verse in English and explain why you like it.

Activity 3 : Role Play

Scenario : You are a Christian helping a friend who is sad. What would you say to comfort them?

Practice a short conversation where you show kindness and love to others.


7. Closing Prayer (Doa Penutupan)

Example Prayer in English:

"Dear God, thank you for today. Thank you for your love and blessings. Help us to be kind to others and follow the teachings of Jesus Christ. Amen."


8. Learning Goals (Tujuan Pembelajaran) :

Vocabulary Mastery : Students will be able to understand and use key Christian vocabulary in English.

Sentence Construction : Students will practice forming affirmative, negative, and question sentences in English.

Understanding Christian Teachings : Students will learn about the values of Christianity, such as love, faith, and forgiveness.

Conversation Skills : Students will improve their ability to converse in English about topics related to Christianity.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

APAKAH KARENA YESUS BERASAL DARI ALLAH, MAKA DIA BUKAN ALLAH? (MENANGGAPI SERANGAN UST. SUBANDI T SUKOCO)

Oleh : Dionisius Daniel Goli Sali   Beberapa hari yang lalu, seseorang mengirimi saya sebuah video dan meminta tanggapan saya atas video itu. Setelah saya lihat-lihat, ternyata ini adalah cuplikan video dari YouTube Ust. Subandi T Sukoco. Siapakah orang ini? Subandi atau yang lebih dikenal dengan Gus Mbetik ini, adalah seorang pendakwah yang sudah sering terlibat dalam diskusi-diskusi lintas agama. Nah dalam cuplikan video yang berdurasi 2 menit 42 detik ini, Subandi memberikan argumentasinya untuk menolak ke-Tuhanan dan ke-Allahan Yesus. Menurut Subandi karena Yesus datang dari Allah maka Yesus pasti bukan Allah. Cuplikan lengkapnya bisa ditonton disini👇 Setelah menonton videonya, saya menemukan bahwa penolakan Ust. Subandi T Sukoco terhadap ke-Allahan Yesus didasari atas dua fakta ini : PERTAMA, KARENA YESUS DATANG DARI ALLAH MAKA DIA BUKAN ALLAH   Yohanes 9:33 (TB) Jikalau orang itu tidak datang dari Allah, Ia tidak dapat berbuat apa-apa."  Menurut Ust. Subandi T Suko...

PROVIDENSI ALLAH BUKAN ALASAN UNTUK BERDOSA

  Oleh : Dionisius Daniel Goli Sali   "Kalau Allah telah menetapkan segala sesuatu, dan apa yang ditetapkan Allah harus dan pasti terjadi, lalu mengapa tindakan berdosa manusia harus dihakimi?" Pertanyaan ini lahir dari kegagalan (kebingungan) dalam memahami providensi Allah. Apa itu providensi? Providensi adalah doktrin yang percaya bahwa Allah/Tuhan berdaulat penuh atas segala peristiwa yang terjadi di bawah kolong langit ini. Dengan kata lain tidak ada satupun peristiwa dalam bentang sejarah umat manusia yang luput dari kontrol dan kedaulatan Tuhan. Dan itu mencakup peristiwa yang baik maupun buruk (kejahatan) dalam kehidupan manusia. Sebagai landasan biblikalnya, kita akan melihat beberapa ayat di bawah ini. Misalnya tentang pemilihan orang percaya, ternyata Tuhan dalam kekekalan telah memilih orang-orang tertentu untuk menjadi umat pilihan-Nya. "Di dalam Dia kami juga mendapat bagian, yang ditentukan dari semula menurut maksud Allah, yang mengerjakan segala sesuatu ...

PELAJARAN MORAL DARI SADIO MANE

  Oleh : Dionisius Daniel Berposisi sebagai winger, skill dribel diatas rata-rata, speednya sangat kencang, insting mencetak golnya juga tinggi, ia berasal dari negara yang berjulukan "The Lions Of Teranga", sangat garang di atas lapangan, namun memiliki kepribadian yang "low profile". Dia juga peraih Socrates Award dalam penghargaan Ballon d'Or 2022, dan menjadi andalan lini depan Bayern Munchen saat ini. Siapakah dia? Iya, dia adalah Sadio Mane. Sadio Mane adalah seorang pesepak bola profesional asal Senegal. Ia lahir di kota Bambali, Sedhio, Senegal, pada tanggal 10 April 1992.  Ia berasal dari keluarga yang sangat sederhana, namun religius. Sejak kecil Mane sudah menunjukkan ketertarikan di olahraga sepak bola, namun ia tidak mendapatkan dukungan dari orang tuanya. Ayahnya yang juga adalah seorang imam masjid lebih menginginkan agar putranya menjadi guru. Di mata sang ayah dan keluarga, sepak bola tidak memiliki jaminan bagi masa depannya. Meski ...