Langsung ke konten utama

DISKUSI, BEDA PENDAPAT, BERARGUMEN DAN PERTENGKARAN



[Disclaimer : Artikel ini dikutip dari Blog Papa Ma Kuru. Link Blog Papa Ma Kuru akan disematkan pada bagian akhir dari artikel ini.]

Sebagian besar percakapan yang dilakukan dapat dikelompokkan menjadi empat kelompok yaitu – diskusi, beda pendapat, argumen, atau pertengkaran. Mari kita pelajari apa yang dimaksud dengan keempat istilah tersebut.

1. DISKUSI

Sebuah Diskusi :

Kathy: Halo, Roberta. Bagaimana kabarnya?

Roberta: Baik. Tapi aku sangat berharap hujan turun. Bunga petuniaku hampir mengering. Tidak akan hujan hari ini.

Kathy: Ramalan cuaca jangka panjang menyatakan bahwa hujan akan turun beberapa hari ke depan dalam minggu ini.

Percakapan ini hanyalah diskusi. Kathy dan Roberta hanya berbagi informasi. Keduanya mungkin tidak memiliki informasi yang sama, tetapi mereka saling setuju satu dengan yang lain.

2. BEDA PENDAPAT

Sebuah Beda Pendapat :

Roberta: Ku harap begitu. Ngomong-ngomong dari mana kamu dengar bahwa akan hujan nanti?

Kathy: Aku dengarnya dari Saluran TV khusus cuaca bernama Weather Channel. Aku selalu menonton Weather Channel untuk mendapat informasi cuaca.

Roberta: Benarkah? Aku lebih menyukai Accuweather.com.

Pada saat ini Roberta berbeda pendapat dengan Kathy. Roberta lebih menyukai Accuweather.com daripada Weather Channel. Mereka masih berdiskusi. Tetapi pada titik ini mereka saling tidak setuju. Namun, keduanya tidak merasa bahwa mereka perlu meyakinkan satu dengan yang lain. Mari kita perhatikan apa yang terjadi ketika mereka mencoba saling meyakinkan satu dengan yang lain.

3. ARGUMEN 

Sebuah Argumen :

Kathy: Menurutku Weather Channel lebih akurat. Tampaknya setiap kali mereka memprediksi badai, maka badaipun terjadi. Aku tidak akan mempercayai Accuweather.com. Tampaknya situs ini kurang akurat.

Roberta: Pengalamanku berbeda. Aku yakin Weather Channel merupakan sumber informasi cuaca yang baik, namun tidak ada yang se-akurat Accuweather.com. Accuweather.com menerima penghargaan dari Asosiasi Pakar Meteorologis Nasional karena merupakan sumber informasi cuaca yang paling akurat.

Saat ini Roberta dan Kathy memberi bukti bagi pandangan mereka. Saat ini mereka sedang berargumen atau beradu argumen.

Bagi beberapa orang, kata argumen terasa janggal, walaupun kata ini tidak ada buruknya. Dalam konteks diskusi di atas, argumen berarti Kathy dan Roberta merasa perlu untuk menggunakan bukti dan petunjuk serta penalaran untuk saling meyakinkan. Selama percakapan masih santun, maka tidak ada masalah.

Seseorang dikatakan menyajikan sebuah argumen apabila dia menyatakan sudut pandangnya serta memberikan alasan untuk mendukung sudut pandang tersebut. Setiap kali dua atau lebih orang menyatakan pendapatnya serta alasan-alasan yang mendukung pandangannya, maka mereka sedang berargumen.

Hal yang membuat ‘argumen’ memiliki konotasi negatif adalah kata argumen dihubungkan dengan pertengkaran.

4. PERTENGKARAN 

Sebuah Pertengkaran :

Kathy: Oh, begitu kah? Ku pikir kamu mengarang-ngarang aja. Ku pikir tidak ada lembaga yang namanya Asosiasi Pakar Meteorologis Nasional.

Roberta: Aku tidak mengarang-ngarang. Kenapa kau menyindir-nyindir seperti itu?

Kathy: Kamu selalu mengarang-ngarang sesuatu agar kau terlihat pintar. Sepengetahuanku, kau tidak pernah mengatakan satupun kebenaran selama bertahun-tahun.

Roberta: Setidaknya aku bukan tukang gosip murahan seperti kamu. Aku pulang dulu.

Kathy: Ku harap bunga petuniamu mengerut dan dimakan habis kumbang.

Kathy dan Roberta sudah bertengkar. Percakapan seperti ini bukan percakapan yang sehat. Kathy dan Roberta tidak lagi berbicara tentang sumber ramalan cuaca yang baik. Mereka saling menyerang serta menghina. Kathy menyebut Roberta penipu dan Roberta menyebut Kathy biang gosip – dua sebutan yang sama-sama membuat orang marah. Tidak ada garis batas yang jelas dimana argumen sudah menjadi pertengkaran. Namun setiap kali dua orang menjadi emosional serta mulai saling menghina, kemungkinan besar percakapan itu telah berubah menjadi pertengkaran.

Orang berdiskusi setiap kali mereka bertukar gagasan.
Beda pendapat terjadi ketika terjadi pertukaran pendapat antara orang yang memiliki pandangan berbeda.
Argumen adalah pertukaran pendapat antara dua orang yang memiliki pandangan berbeda yang disertai dengan alasan untuk mendukung pandangan masing-masing.
Sebuah pertengkaran terjadi kalau terjadi pertukaran serangan dan hinaan

Diterjemahkan Ma Kuru dari The Thinking Toolbox karya Hans dan Nathaniel Bluedorn, halaman 20 – 23.

Link artikel aslinya klik disini 👇

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BANTAHAN TERHADAP SERANGAN NGAWUR ROMO PATRIS ALEGRO

( Disclaimer : Tulisan ini tidak bermaksud memantik api permusuhan terhadap saudara-saudara dari Khatolik Roma, melainkan adalah sebuah bentuk pembelaan iman (Apologetika) atas serangan ngawur yang dilakukan secara masif oleh seorang oknum Romo dari Gereja Khatolik Roma, dengan akun Facebook bernama Patris Alegro. Di salah satu utas terbarunya, di Facebook, tertanggal: Selasa 22 Juli 2025. Romo Patris secara ngawur mengkritik istilah "Sola" yang digunakan oleh Protestan. Setelah membaca statusnya, saya melihat bahwa kritikan yang dibangun oleh Romo Patris lebih mencerminkan ketidakpahaman Romo Patris atas doktrin "Sola" ketimbang kritikan yang didasari oleh reductio ad absurdum. Di bawah ini saya tampilkan tulisan utuh dari Romo Patris yang dicopas dari akun facebooknya, serta tanggapan saya atas tulisan tersebut. TULISAN ROMO PATRIS ALEGRO Mengapa ada lima “sola” padahal “sola” artinya “hanya satu”?.  Mari kita bongkar ini secara logis, etimologis, dan teologis, la...

Allah Maha Kuasa Bukan Maha Kontradiksi

Oleh: Dionisius Daniel Goli Sali Pagi ini, sambil ngopi dan menunggu orderan Maxim, aku iseng buka YouTube dan menonton pengajaran teologi dari channel YouTube Verbum Veritatis yang dikelola oleh Pak Deky Nggadas. Tema dari pengajaran Pak Deky adalah tentang Divine Simplicity And The Trinity (Kesederhanaan Allah Dan Trinitas).  Secara garis besar, poin pengajaran Pak Deky adalah Allah Kristen itu simplisitas (Sederhana). Sederhana yang dimaksud Pak Deky, bukan berarti bahwa Allah Kristen itu bisa dipahami secara utuh tanpa harus meninggalkan ruang bagi hal-hal yang menjadi misteri untuk akal manusia. Melainkan, dalam natur-Nya Allah itu tidak terbagi. Meskipun Allah memiliki bermacam-macam atribut, seperti: maha kuasa, maha kasih, maha adil, kekal, dan lain sebagainya. Tapi atribut-atribut itu bukanlah komponen-komponen yang terpisah dalam diri Allah. Melainkan atribut itu adalah natur-Nya. Jadi, Allah bukan hanya Allah yang memiliki kasih, tapi Allah adalah kasih. Allah bukan hany...

MEMBEDAH RUMUSAN TRITUNGGAL ALA ELIA MYRON

Oleh : Dionisius Daniel Dalam sebuah video dari kanal YouTube Tiga Hari. Elia Myron seorang apologet muda terlihat sedang mengajarkan doktrin Tritunggal. Namun yang menarik disini adalah, rumusan Tritunggal yang diajarkan oleh Elia Myron ini, terindikasi menyimpang dari rumusan Tritunggal yang ortodoks yang telah dipegang oleh Gereja sepanjang sejarah. Elia mendasari pengajaran Tritunggalnya dengan mengutip Ulangan 6:4, dan 1 Korintus 8:6 Ulangan 6:4 (TB) Dengarlah, hai orang Israel: TUHAN itu Allah kita, TUHAN itu esa!  1 Korintus 8:6 (TB) namun bagi kita hanya ada satu Allah saja, yaitu Bapa, yang dari pada-Nya berasal segala sesuatu dan yang untuk Dia kita hidup, dan satu Tuhan saja, yaitu Yesus Kristus, yang oleh-Nya segala sesuatu telah dijadikan dan yang karena Dia kita hidup.  Berdasarkan dua ayat ini Elia membangun premis bahwa Allah itu pada hakikatnya adalah esa, dan Allah yang esa ini adalah sang Bapa. Mengapa Allah yang esa ini disebut Bapa? Karena menurut Elia,...